Olahraga

Indonesia Kembali “Mentas” di Piala Asia

336
×

Indonesia Kembali “Mentas” di Piala Asia

Sebarkan artikel ini
indonesia
PARA pemain Timnas Indonesia melakukan selebrasi saat laga melawan Nepal di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6) dini hari WIB.

JAKARTA, ONTIME.ID—Setelah 15 lamanya menanti, Timnas Indonesia akhirnya bisa kembali “mentas” di ajang sepak bola terbesar se-Asia, Piala Asia.

Satu tiket Piala Asia 2023 berhasil direbut Skuad Garuda usai menundukkan Nepal dengan skor menyolok 0-7, dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2023 Grup A di Jaber Al-Ahmad International Stadium, Rabu (15/6) dini hari WIB.

Indonesia memimpin 2-0 di babak pertama lewat gol Dimas Drajad dan Witan Sulaeman. Babak kedua berjalan lebih mulus untuk Indonesia, terlebih Nepal sudah bermain dengan 10 orang saat tertinggal satu gol. Fachruddin Aryanto, Saddil Ramdani, Elkan Baggott, Witan, Marselino Ferdinan menambah gol.

Hasil ini membuat Indonesia finis di posisi runner-up Grup A dan meraih tiket ke Piala Asia 2023. Tim Garuda melaju setelah mengambil slot dari posisi runner-up terbaik. Indonesia terakhir tampil di Piala Asia pada 2007. Indonesia saat itu menjadi tuan rumah bersama beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Selain Indonesia, ada pula Thailand dan Malaysia yang lolos dengan status serupa. Tim Gajah Perang lolos dari Grup C bersama Uzbekistan, sedangkan Harimau Malaya lewat Grup E bersama Bahrain.

Negara Asia Tenggara lainnya, Vietnam, sudah lolos setahun lebih awal dibandingkan tiga negara di atas. Vietnam mengambil jatah tiket ke turnamen sepakbola terakbar Asia itu lewat status runner-up Grup G dalam kualifikasi putaran kedua.

Torehan di atas mengulangi apa yang terjadi pada Piala Asia 2007, ketika zona ASEAN terakhir kali diwakili empat tim. Namun kelolosan saat itu diraih lewat status tuan rumah bersama, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

 

Kunci Keberhasilan Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa skuad Garuda sebetulnya membuat target tinggi di Kualifikasi Piala Asia 2023: dua kemenangan dan satu imbang. “Sebelum datang ke Kuwait, ada perencanaan yakni menang dua kali dan sekali imbang. Mengincar hasil imbang melawan Yordania. Rencana saya tinggi,” kata Shin Tae-yong selepas laga melawan Nepal.