PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Suasana penuh harapan dan semangat kebersamaan mewarnai prosesi pengambilan nomor urut bakal calon Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Minggu (3/5/2026).
Dari empat bakal calon yang maju, Jefri Idrus resmi mendapatkan nomor urut 2 dalam tahapan pemilihan yang digelar di Kantor Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak.
Momen tersebut menjadi pengalaman emosional bagi Jefri. Didampingi langsung sang istri, ia tampak penuh keyakinan menyambut langkah politik yang disebutnya sebagai bentuk pengabdian untuk kampung halaman.
“Semoga dengan nomor urut ini, tekad saya untuk mengabdi bagi Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak semakin mantap,” ujar Jefri usai pengundian nomor urut.
Bagi Jefri, nomor urut bukan sekadar simbol dalam kontestasi, melainkan penanda semangat baru untuk membangun nagari bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan kemajuan daerah tidak bisa dicapai tanpa dukungan bersama, baik dari Ninik Mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, warga di ranah, maupun para perantau.
[irp posts=”35842″ ]
“Tanpa kebersamaan dan dukungan semua pihak, cita-cita membangun nagari tidak akan berjalan maksimal,” katanya.
Dari Dunia Pers ke Jalur Pengabdian
Jefri Idrus dikenal sebagai sosok yang lama berkecimpung di dunia jurnalistik. Pengalaman bertahun-tahun sebagai wartawan disebutnya menjadi bekal penting untuk memahami persoalan masyarakat secara langsung.
Selama menjadi jurnalis, ia terbiasa mendengar keluhan warga, merekam aspirasi masyarakat, hingga menyuarakan berbagai persoalan sosial di lapangan. Kini, ia memilih melangkah ke jalur kepemimpinan dengan membawa pengalaman tersebut sebagai dasar pengabdian.
“Selama ini saya melihat langsung kebutuhan masyarakat. Itu yang mendorong saya untuk ikut mengambil peran lebih besar,” ujarnya.
Jefri mengusung visi pembangunan nagari yang menitikberatkan keseimbangan antara kemajuan ekonomi, pelestarian adat, dan penguatan hubungan antara masyarakat di kampung dan perantauan.
[irp posts=”35838″ ]
“Membangun Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak secara menyeluruh lahir dan batin, ekonomi dan adat, ranah dan rantau,” menjadi visi yang ia tawarkan kepada masyarakat.
Fokus pada UMKM, Pariwisata dan Pertanian
Dalam program ekonomi, Jefri menempatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak kesejahteraan warga. Ia berencana mendorong pembinaan usaha, memperluas akses permodalan, hingga membuka jaringan pemasaran produk unggulan nagari.
Menurutnya, UMKM memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat secara mandiri.
Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi perhatian utama. Jefri menilai setiap korong di Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak memiliki potensi wisata alam, budaya, dan produk khas yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru.
“Potensi yang ada harus dikelola secara profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal,” katanya.
Ia berharap pengembangan sektor wisata dapat membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda sehingga mereka memiliki peluang berkarya di kampung sendiri.
Tak hanya itu, sektor pertanian juga masuk dalam prioritas pembangunan. Jefri berencana mendorong modernisasi pertanian melalui penggunaan teknologi tepat guna, penyediaan bibit unggul, hingga memperkuat akses pemasaran hasil panen petani.
Perkuat Hubungan Ranah dan Rantau
Salah satu gagasan yang menjadi perhatian dalam visi Jefri adalah penguatan hubungan antara masyarakat di kampung dan para perantau. Ia menilai perantau memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nagari melalui jaringan, pengalaman, maupun dukungan ekonomi.
[irp posts=”35834″ ]
Menurutnya, hubungan ranah dan rantau harus dibangun dalam semangat kolaborasi untuk kemajuan bersama.
Di sisi lain, Jefri memastikan seluruh kebijakan pembangunan nantinya tetap berlandaskan nilai adat dan agama Minangkabau.
“Prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah tetap menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan,” tegasnya.
Ia juga berkomitmen memperkuat peran Ninik Mamak, Alim Ulama, dan Bundo Kanduang dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan di nagari.
Menutup pernyataannya, Jefri mengajak seluruh masyarakat bersatu menghadapi kontestasi pemilihan wali nagari dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan.
“Bersama kita bisa, bersama kita maju,” ujarnya. (*)













