Kab. Pesisir Selatan

Jembatan Gantung di Koto Rawang Mengkhawatirkan

658
×

Jembatan Gantung di Koto Rawang Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini
Gantung
Jembatan gantung yang ada di Kenagarian Koto Rawang Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan (Pessel) saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan.

PESSEL,ONtime.ID- Jembatan gantung yang ada di Kenagarian Koto Rawang Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan (Pessel) saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Diperkirakan  ratusan kendaraan roda dua melintasi jembatan gantung tersebut setiap harinya. Setiap dilewati, badan jembatan bergoyang.

Jembatan darurat dari kayu yang melintasi sungai Batang Salido Pessel itu sangat rawan membahayakan keselamatan jiwa  warga yang melintasinya.

Padahal jembatan gantung tersebut merupakan satu- satunya akses masyarakat di nagari berpenduduk sebanyak 433 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.500 jiwa itu.

Sejak musibah banjir  melanda Pessel, termasuk di Nagari Koto Rawang  pada 7 Maret 2024 lalu telah membuat porak poranda pemukiman masyarakat termasuk menghancurkan jembatan.

 

Salah seorang tokoh masyarakat Koto Rawang, Safarudin (68) kepada ONtime.ID, Selasa (30/7) mengakui dengan putusnya jembatan gantung tersebut membuat hubungan lalu lintas terputus total.

Akibatnya pemerintahan nagari dengan masyarakat terpaksa membangun jembatan gantung darurat  yang terbuat dari kayu dan papan.

Tetapi ketika hujan serta banjir, jembatan  yang telah dibangun masyarakat tersebut kembali  terputus, bahkan pembangunan jembatan itu sudah dilakukan sebanyak 8 kali.

“Masyarakat saat ini juga merasa cemas  dan khuatir  takut terjadi  banjir  susulan dan jembatan gantung itu kembali terputus  dihondoh banjir,” ucapnya.

Ia dan warga  berharap kepada pemerintah dapat membangun kembali jembatan yang lebih permanen agar kecemasan masyarakat akibat banjir  dapat teratasi”,ucapnya

Bupati Pesisir Selatan, Drs Rusma Yul Anwar Mpd mengatakan,  jembatan gantung itu  segera dibangun pada  tahun 2024. (vand)