PESISIR SELATAN, ONtime.ID — H. Zainal Arifin, SKM, M.Kes merupakan sosok birokrat berlatar belakang kesehatan masyarakat dengan pengalaman panjang di lintas level pemerintahan daerah hingga nasional.
Lahir di Kuala Lahang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada 5 April 1970, Zainal Arifin adalah putra asli Inhil yang menempuh pendidikan dasar dan menengah di daerah kelahirannya sebelum meniti karier sebagai aparatur sipil negara.
Pendidikan formalnya dimulai di SDN 001 Teluk Pinang dan diselesaikan pada 1983. Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Teluk Pinang hingga lulus pada 1986. Minat kuat di bidang kesehatan membawanya masuk SPK Tanjung Pinang jurusan keperawatan dan lulus pada 1989. Pendidikan vokasi ini menjadi fondasi awal pengabdian Zainal Arifin di sektor kesehatan.
Karier akademiknya terus berkembang seiring perjalanan birokrasi. Ia menyelesaikan pendidikan Diploma III di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang pada 1996. Tiga tahun kemudian, Zainal Arifin meraih gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Konsistensinya dalam pengembangan kapasitas diri kembali dibuktikan pada 2023, ketika ia menuntaskan studi Magister Kesehatan Masyarakat (M.Kes) di universitas yang sama.
Di lingkungan birokrasi, Zainal Arifin memulai karier dari jabatan struktural dasar sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada awal 2000-an. Pengalaman ini membentuk pemahamannya terhadap manajemen organisasi dan tata kelola aparatur. Ia kemudian dipercaya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir pada 2010 dan kembali mengemban jabatan yang sama pada 2015.
Kariernya berlanjut ke tingkat provinsi ketika diangkat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada 2013 dan kembali dipercaya menduduki jabatan tersebut pada 2022. Selain itu, ia juga pernah menjabat Kepala UPT Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Riau pada 2021 serta Direktur Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau pada 2023. Pengalaman lintas sektor juga diperolehnya saat bertugas sebagai pejabat fungsional di Kementerian Lingkungan Hidup, memperluas perspektif kebijakan publik di luar sektor kesehatan.
Terhitung 19 Desember 2025, Zainal Arifin resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan. Sebagai sumando Baruang-Baruang Balantai, Tarusan, ia mengemban peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi daerah sekaligus pembina lebih dari 12 ribu aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
Dengan latar belakang kesehatan masyarakat dan pengalaman birokrasi lintas level pemerintahan, Zainal Arifin dikenal sebagai figur teknokrat yang mengedepankan sistem, disiplin organisasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Penunjukannya sebagai Sekda Pesisir Selatan menandai babak baru pengabdian seorang aparatur yang meniti karier dari daerah, untuk kembali mengabdi bagi daerah. (JR Pratama)












