Nasional

Jokowi dan Iriana Hadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional

177
×

Jokowi dan Iriana Hadiri Peringatan Hari Kebaya Nasional

Sebarkan artikel ini
Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi menghadiri acara peringatan Hari Kebaya Nasional di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

JAKARTA, ONtime.ID – Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi menghadiri acara peringatan Hari Kebaya Nasional di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Rabu (24/7). Berdasarkan pantauan, Jokowi dan Iriana tiba di Istora Senayan pada pukul 09.30 WIB.

Presiden tampak mengenakan batik berwarna coklat dan putih. Lalu, Presiden dan Iriana duduk di kursi paling depan dekat panggung untuk menikmati acara peragaan busana yang telah disiapkan.

Adapun peragaan busana bertajuk Pusparagam Kebaya Indonesia ini dibuka oleh sajak tentang kebaya dari perancang busana Anne Avantie.

Peragaan busana itu diikuti oleh sejumlah selebriti seperti Prilly Latuconsina dan Syifa Hadju dan diiringi oleh lantunan lagu Sundari Soekotjo, Gita Kemala Voice, dan Putri Ariani.

Selain menyaksikan peragaan busana, Iriana juga mendapat Penganugerahan Ibu Bangsa dalam acara tersebut. Penganugerahan diberikan karena Iriana dianggap telah terlibat aktif dalam kampanye yang mendukung pemberdayaan perempuan serta peningkatan kualitas hidup wanita Indonesia.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia Giwo Rubianto. Setelah berfoto bersama, Presiden Jokowi nampak bergabung ke atas panggung untuk menghampiri Iriana.

Seluruh peserta yang hadir di Istora lantas bersorak riuh rendah ketika Presiden Jokowi menggamit tangan Iriana untuk menuruni panggung dan kembali ke tempat duduknya semula.

Giwo Rubianto mengatakan, Hari Kebaya Nasional ini merupakan yang pertama usai Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023 ditandatangani oleh Presiden Jokowi.

“Kita bertemu di sini dalam rangka puncak acara Hari Kebaya Nasional yang pertama. Juga semuanya dapat mencetak sejarah yang merupakan memorable dan merupakan Hari Kebaya Nasional yang pertama,” kata Giwo.

Giwo menjelaskan, Hari Kebaya Nasional diikuti oleh 9.250 peserta yang mendaftar. Hal ini membuatnya mendapat rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Saya tidak bisa bicara apa-apa kecuali kepada Tuhan yang Maha Esa untuk semua yang berperan membantu, mendukung hari kebaya mendapatkan kesehatan, mendapatkan kemanfaatan, kebaikan dari Allah. Hari ini merupakan momentum bersejarah bagi perempuan Indonesia,” ujar dia. (vand)