Padang

Kabut Asap Karhutla Mengancam, Polsek Koto Tangah Turun Bagikan Masker ke Pengendara

97
×

Kabut Asap Karhutla Mengancam, Polsek Koto Tangah Turun Bagikan Masker ke Pengendara

Sebarkan artikel ini
Karhutla
Kabut Asap Karhutla Mengancam, Polsek Koto Tangah Turun Bagikan Masker ke Pengendara

PADANG, ONtime.ID — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius. Di tengah kondisi udara yang terdampak asap, Polsek Koto Tangah, Polresta Padang, mengambil langkah preventif dengan turun langsung ke lapangan membagikan masker gratis kepada masyarakat, terutama pelajar dan pengendara.

Aksi tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (8/9/2026), di wilayah hukum Polsek Koto Tangah. Sejumlah personel kepolisian menyasar warga yang beraktivitas di luar rumah untuk memberikan masker sekaligus menyampaikan imbauan terkait perlindungan diri dari paparan asap.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kesehatan yang dapat muncul akibat kondisi udara yang tercemar asap, khususnya bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di ruang terbuka.

Kapolsek Koto Tangah Kompol Afrino, S.H., M.H., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pelajar dan pengendara, untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan asap,” ujar Afrino.

Polisi Tak Hanya Membagikan Masker

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Koto Tangah tidak hanya membagikan masker. Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan di tengah potensi dampak karhutla.

Polisi meminta masyarakat mengikuti berbagai imbauan pencegahan kebakaran serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lingkungan yang rawan terdampak asap.

Bagi pelajar dan pengendara, penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan langsung asap.

Kepolisian juga menegaskan kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya preventif untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan kondisi tersebut.

Karhutla Bukan Sekadar Persoalan Asap

Persoalan karhutla tidak berhenti pada munculnya kabut asap. Ketika kualitas udara terganggu, masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah menjadi kelompok yang berpotensi paling terdampak.

Karena itu, langkah Polsek Koto Tangah membagikan masker patut dilihat sebagai tindakan pencegahan. Namun, upaya perlindungan masyarakat tentu tidak cukup hanya dengan membagikan masker.

Pencegahan sumber kebakaran, pengawasan lingkungan, respons cepat terhadap titik api, serta kepatuhan masyarakat terhadap larangan pembakaran lahan tetap menjadi bagian penting untuk memutus persoalan dari hulunya.

Polsek Koto Tangah memastikan jajaran kepolisian akan terus melakukan langkah preventif dan memberikan pelayanan kepada masyarakat guna mengantisipasi serta meminimalkan dampak karhutla. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID