Menag mengatakan, jamaah haji yang telah melunasi biaya perjalanan ibadah haji tahun 1441 H/ 2020 M yang tidak masuk alokasi kuota atau menunda keberangkatan pada tahun 1443 H/ 2022 M diprioritaskan menjadi jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/ 2023 M sepanjang kuota haji tersedia.
Berikut sebaran daftar kuota haji reguler per provinsi tahun 1443 H/ 2022 M: Aceh sebanyak 1.999 orang, Sumatra Utara 3.802 orang, Sumatra Barat 2.106 orang, Riau 2.304 orang, Jambi 1.328 orang, Sumatra Selatan 3.201 orang, Bengkulu 747 orang, Lampung 3.219 orang, DKI Jakarta 3.619 orang, Jawa Barat 17.679 orang, Jawa Tengah 13.868 orang, DI Yogyakarta 1.437 orang, Jawa Timur 16.048 orang, Bali 319 orang, NTB 2.054 orang, NTT 305 orang, Kalimantan Barat 1.150 orang, Kalimantan Tengah 736 orang, Kalimantan Selatan 1.743 orang, Kalimantan Timur 1.181 orang, Sulawesi Utara 326 orang, Sulawesi Tengah 910 orang, Sulawesi Selatan 3.320 orang, Sulawesi Tenggara 922 orang, Maluku 496 orang, Papua 491 orang, Bangka Belitung 486 orang, Banten 4.319 orang, Gorontalo 447 orang, Maluku Utara 491 orang, Kepulauan Riau 589 orang, Sulawesi Barat 663 orang, Papua Barat 330 dan Kalimantan Utara 190 orang. (*/red)













