Kuliner

Keripik Balado Ane, Produk Lokal Rasa Istimewa

2587
×

Keripik Balado Ane, Produk Lokal Rasa Istimewa

Sebarkan artikel ini
keripik
Pemilik Keripik Balado Ane, Meri Martavia, melakukan pengepakan pesanan konsumen di Toko Keripik Balado Ane Jumat (10/6). IST

Kota Pariaman memang menjanjikan segala keindahan. Tak hanya keindahan bahari, alam, namun juga keindahan budayanya. Jadi, siapa yang telah berkunjung ke sana pasti tak sabar untuk kembali.

 

Setelah mengunjungi negeri sejuta pesona ini, rasanya tak lengkap kalau tak menjinjing untuk pulang. Ya, buah tangan untuk yang di rumah. Banyak memang yang bisa dikunjungi tapi ada satu tempat yang isitimewa, Karipik Balado Ane namanya.

 

Sedikit berkisah, Ane sendiri diambil dari nama anak yang paling tua si pemilik toko oleh-oleh, Meri Martavia. Keripik Balado Ane pun sudah berdiri 10 tahun semenjak didirikan pada 2010 yang lalu.

 

Lantas apa saja keistimewaan ketika belanja di Keripik Balado Ane? Apakah sama dengan yang lain? Dikatakan Meri Marvita, Kripik Balado Ane menyediakan berbagai macam kripik. Selain itu juga ada berbagai makanan khas lainya, seperti Ladu Sala, Ladu Arai Pinang hingga rendang yang sangat lezat. Istimewanya, semua macam keripik itu diproduksi langsung pondok oleh-oleh Ane.

 

“Keripik balado dan beberapa jenis oleh-oleh lainnya memang kami produksi sendiri di sini. Hanya beberapa produk UMKM yang kita tampung dengan catatan memang yang rekomendit,” katanya kepada Haluan saat ditemui Jumat (10/6) di tokonya.

 

Dalam puluhan tahun perjalanannya, Keripik Balado Ane sudah memiliki dua cabang di Kota Pariaman. Dimana untuk lokasinya di depan Balaikota Pariaman dan satu lagi sentralnya yang berada di Karan Aur, Kota Pariaman atau jalan lintas menuju BIM.

 

Meri bercerita awal mulanya ia menekuni untuk berjualan oleh-oleh khas Kota Pariaman dan Sumbar ini. Dimana dulu ia merintis di kawasan Kampung Perak, Kota Pariaman, dari kedai biasa. Berkat ketekunan dan kegigihannya Ane bisa maju dan berkembang dengan mempertahankan rasa dan khas.

 

Dimana untuk menjaga cita rasa tersebut bahkan ia mengolah dari bahan baku pilihan, mulai dari ubi yang ditanam sendiri, minyak yang berkualitas hingga cabe pilihan. Sehingga rasanya bisa lebih enak dan gurih. “Rasa yang terpenting bagi kami, satu lagi semua produk kami tidak memakai pengawet dan pewarna,” katanya.

 

Bahkan untuk penyediaan bahan baku, ada 8 titik kebun ubi yang dikelolanya langsung yang berada di Kota dan Kabupaten Padang Pariaman. Saat ini Keripik Balado Ane memiliki setidaknya 20 kariawan mulai dari kebun hingga tukang masak.

 

Keripik Balo Ane ini bisa mencapai omzet hingga lebih Rp90 juta dalam satu hari jika saat libur atau hari-hari tertentu. Namun, untuk hari biasa penjualannya sekitar Rp5 jutaan dalam satu hari. (*)