PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, bersama istri Yona Aprinaldi, melakukan kunjungan kemanusiaan ke kediaman Abdulrahman, seorang warga tunanetra berusia 70 tahun yang hidup sebatang kara di Korong Jirai Baruah, Nagari Kapalo Koto, Kecamatan Nan Sabaris.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (3/12/2025) itu turut didampingi langsung oleh Wali Nagari Kapalo Koto, yang memastikan situasi dan kondisi warganya mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Kunjungan tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait kondisi Abdulrahman yang selama ini tinggal seorang diri dalam rumah sederhana dengan fasilitas terbatas. Meski sudah berusia lanjut dan mengalami kebutaan total sejak beberapa tahun terakhir, ia tetap berusaha menjalani kehidupan sehari-hari dengan kemampuan yang tersisa. Minimnya sanak keluarga yang mendampingi membuat Abdulrahman berada dalam kondisi rentan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
Menanggapi laporan tersebut, Ketua DPRD Padang Pariaman bergerak cepat. Aprinaldi menyatakan bahwa pemerintah daerah harus hadir dalam situasi seperti ini, terutama ketika menyangkut warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang tidak memiliki penopang kehidupan.
“Kami datang untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi Abdulrahman. Pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap warga yang hidup dalam keadaan seperti ini,” ujar Aprinaldi.
Menurutnya, keberadaan masyarakat rentan di nagari-nagari harus mendapat perhatian serius. DPRD, sebagai representasi rakyat, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa seluruh warga, terutama yang berada dalam kondisi sulit, mendapatkan perlindungan dan akses terhadap bantuan sosial.
Saat rombongan tiba, Abdulrahman menyambut dengan penuh haru. Meski penglihatannya sudah tidak berfungsi, ia tetap mampu mengenali suara dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan tersebut. Kondisi rumahnya tampak sederhana dan mulai mengalami kerusakan pada beberapa bagian, menunjukkan keterbatasan untuk melakukan perbaikan mandiri.
Sebagai warga yang hidup sendiri tanpa anggota keluarga yang aktif mendampingi, kebutuhan sehari-hari Abdulrahman selama ini hanya bergantung pada bantuan tetangga yang sesekali memberikan makanan atau membantu membersihkan rumah. Situasi tersebut menjadi alasan kuat bagi Ketua DPRD untuk memberikan perhatian lebih.
“Kita berharap setelah kunjungan ini ada tindak lanjut, baik dari pemerintah nagari maupun dinas terkait, agar kebutuhan Pak Abdulrahman dapat terfasilitasi. Beliau adalah warga kita, dan menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Aprinaldi.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD dan istri menyerahkan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, mie instan, telur, serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban hidup Abdulrahman setidaknya untuk beberapa minggu ke depan.
Yona Aprinaldi, yang tampak berbincang cukup lama dengan Abdulrahman, menyampaikan bahwa ia merasa terpanggil secara emosional melihat kondisi tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap warga lanjut usia tidak hanya soal bantuan material, tetapi juga soal dukungan moral dan psikologis.
“Beliau hidup sendiri, dan itu tentu tidak mudah. Kita semua—pemerintah, masyarakat, dan lingkungan sekitar—punya bagian dalam menjaga warga seperti beliau,” ucap Yona.
Yona juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, banyak warga rentan yang tidak mampu bersuara atau meminta bantuan, sehingga penting bagi masyarakat sekitar untuk memberikan laporan dan kepedulian.
Sementara itu, Wali Nagari Kapalo Koto mengungkapkan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD dan istrinya. Menurutnya, perhatian pimpinan daerah seperti ini sangat membantu dalam mempercepat respons terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kami pemerintah nagari terus berupaya mendata warga yang membutuhkan. Namun tentu dukungan dari DPRD dan pemerintah kabupaten sangat berarti agar upaya penanganan lebih cepat dan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah nagari akan berkolaborasi dengan dinas sosial untuk memeriksa kemungkinan pemberian bantuan jangka panjang, termasuk program perlindungan sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Kunjungan ini bukan kali pertama dilakukan Ketua DPRD Aprinaldi ke lapangan untuk melihat kondisi warga secara langsung. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, ia juga turun ke berbagai nagari untuk memantau kondisi masyarakat, terutama mereka yang terdampak bencana atau hidup dalam keterbatasan.
Menurut Aprinaldi, DPRD tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, tetapi juga memiliki kewajiban moral sebagai wakil rakyat untuk memastikan bahwa pemerintah hadir dalam setiap kondisi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa suara warga yang tidak mampu bersuara tetap terdengar. Pak Abdulrahman adalah salah satu di antaranya. Semoga kunjungan ini menjadi pengingat bahwa kita masih punya pekerjaan rumah besar dalam menangani kelompok rentan,” tegasnya.
Kunjungan kemanusiaan ke rumah Abdulrahman ini menjadi gambaran nyata komitmen pimpinan DPRD Padang Pariaman dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Selain membawa bantuan sembako, kehadiran Ketua DPRD dan istri juga memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi Abdulrahman yang hidup dalam kesunyian dan keterbatasan. (*)













