PADANG, ONTIME.ID—Kecamatan Lubuksikaping berhasil keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) I Kabupaten Pasaman yang digelar pada 9-14 November.
Kecamatan Lubuksikaping berhasil meraih 21 medali emas, 19 medali perak dan 4 medali perunggu. Kecamatan Lubuksikaping berhak meraih Piala Bergilir Bupati Pasaman.
Sedangkan Kecamatan Rao pada posisi ke-2 dengan raihan 9 medali emas, 8 medali perak dan 7 medali perunggu. Posisi ke-3 diraih oleh Kecamatan Duo Koto dengan meraih 8 medali emas, 1 medali perak dan 8 medali perunggu. Posisi ke-4 Kecamatan Tigo Nagari dengan meraih 4 medali emas, 3 medali perak dan 11 medali perunggu, Kecamatan Rao Utara pada posisi ke-5 meraih 3 medali Emas, 5 Perak dan 2 Perunggu.
Untuk posisi ke-6 diduduki oleh Kecamatan Mapattungul dengan menggondol 3 medali emas dan 3 medali perunggu, posisi ke-7 Kecamatan Panti meraih 2 medali emas, 7 medali perak dan 9 medali perunggu. Peringkat ke-8 ditempati Kecamatan Padang Gelugurdengan meraih 2 medali emas, 5 medali perak dan 10 medali perunggu.
Kecamatan Rao Selatan berada pada posisi ke-9 dengan raihan 1 medali emas dan 2 medali perak, Kecamatan Mapattungul Selatan hanya mampu meraih posisi ke-10 dengan meraih 1 medali Emas dan 1 Perunggu. Pada posisi ke-11 diraih Kecamatan Bonjol dengan raihan 4 medali perak dan 7 medali perunggu. Posisi juru kunci ditempati Kecamatan Simpati dengan raihan 1 medali perunggu.
Ketua KONI Pasaman Tomi Irawan Sandra mengatakan, seluruh pertandingan cabang olah raga telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. “Kita ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah banyak membantu hingga Porkab ini berjalan dengan sukses, aman dan lancar.
Kemenangan yang telah dicapai bukanlah segalanya, melainkan untuk mengukur kemampuan. Kekalahan bukan dari akhir sebuah usaha , melainkan untuk mengajak kita untuk bisa lebih giat lagi untuk berlatih agar bisa lebih baik lagi,”ujar Tomi Irawan, Senin (14/11).
Porkab ini katanya, selain menyalurkan bakat generasi muda dalam berolahraga juga bertujuan sebagai ajang untuk memantau dan mencari bibit atlet potensial.
“Nantinya mereka kita harapkan bisa berprestasi ditingkat yang lebih tinggi seperti di ajang pekan olah raga daerah atau Pekan Olahraga Nasional (PON) yang bisa mengharumkan dan membanggakan kabupaten Pasaman,” ucap Tomi. (*/red)













