Olahraga

Manchester United Ukir Dua Rekor Buruk

232
×

Manchester United Ukir Dua Rekor Buruk

Sebarkan artikel ini
Manchester
Ronaldo tampak kecewa usai timnya Manchester United dibantai  Brighton. Usai laga tersebut Manchester United mengucir dua rekor buruk.

MANCHESTER, ONTIME.ID–Manchester United dipastikan mengukir paling tidak dua rekor terburuknya dalam sejarah tampil di Premier League, akibat performanya pada musim ini.

Hasil negatif paling anyar didapatkan the Red Devils dalam lawatan ke Amex Stadium markas Brighton, Sabtu (7/5). Manchester United kalah telak 0-4 dari tim tuan rumah.

Dengan menyisakan satu laga lagi musim ini, melawan Crystal Palace, Manchester United dipastikan tak lagi punya kesempatan menembus empat besar. Jatah tiket Liga Champions pun melayang.

Pencapaian the Red Devils musim ini juga kian buruk jika menilik raihan poinnya yang baru 58 poin. Artinya, di atas kertas, poin maksimal Manchester United di Premier League 2021/2022 adalah 61 poin. Jumlah 61 poin tersebut merupakan rekor terburuk buat Manchester United sepanjang sejarahnya tampil di era Premier League  yang bergulir sejak 1992.

Sebelum ini raihan paling rendah dari Manchester United dalam semusim Premier League adalah 64 poin. Raihan 64 poin itu diraih Manchester United pada musim 2013/2014, dengan rincian hasil 19 kemenangan, 7 kali seri, dan 12 kekalahan.

Selain musim terburuk Premier League dalam hal poin, Manchester United juga punya rekor buruk lain di Premier League 2021/2022. Bukan cuma rekor negatif itu saja yang membayangi. Ada satu torehan buruk lain yang menyiratkan bahwa Setan Merah sungguh berada di titik nadir.

Opta menyebut, Manchester United dipastikan mengukir jumlah kebobolan paling banyak dalam semusim Premier League. Dengan tambahan empat gol saat dilumat Brighton, gawang Manchester United kini sudah kebobolan sebanyak 56 kali pada musim 2021/2022 ini.

Sementara itu Gabby Agbonlahor, mantan pemain West Ham United, menyoroti performa para pemain Manchester United dalam kekalahan di markas Brighton tersebut. Menurutnya, Erik ten Hag yang akan datang di musim panas untuk menjadi manajer baru Manchester United punya banyak PR.

“Dua pekan lalu aku bilang Manchester United butuh 15 pemain baru dan orang menertawakan diriku, tapi ketika anda melihat performa hari ini, mereka sungguh butuh 15 pemain baru. Ten Hag takkan menginginkan satu pun pemain dalam tim hari ini untuk bermain buatnya musim depan. Mereka tampak abai, tak punya semangat main buat Man United, dan aku tak suka pakai istilah ‘lagi di pantai’, tapi mereka memang benar terlihat seperti itu,”ujarnya. (O/*)