Olahraga

Marc Marquez Disarankan Segera Cabut dari Honda

279
×

Marc Marquez Disarankan Segera Cabut dari Honda

Sebarkan artikel ini
Marc Marquez
PEMBALAP Repsol Honda, Marc Marquez lagi-lagi mengalami crash saat sesi latihan MotoGP, beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, ONTIME.ID—Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez diyakini bakal memiliki karier yang lebih baik di Ducati. Kemampuan Marquez dinilai masih di atas rata-rata pembalap lain.

Keyakinan itu muncul dari mulut Stefan Bradl. Sosok asal Jerman itu merupakan pembalap penguji Honda yang cukup mengenal karakteristik Marc Marquez.

Penampilan Marc Marquez belakangan ini memang cukup mengecewakan. Pembalap berusia 30 tahun itu kerap jatuh. Selain itu performa motor Honda RC213 V juga mengecewakan. Beragam kondisi itu membuat Marc Marquez dinilai bisa pindah ke tim lain.

“Ketika dia pernah bilang bahwa siapa pun bisa melaju kencang dengan Ducati, memang begitulah faktanya. Ada cukup banyak seri balapan yang kita lihat di mana tiga pembalap Ducati naik podium,” ujar Bradl.

Performa Marc Marquez dan Honda memang mengecewakan dalam beberapa musim terakhir. Pada musim ini, Marquez bahkan belum pernah sekalipun mendekati podium. Menurut Stefan Bradl, Marc Marquez tak bisa menerima performa itu. Pembalap asal Spanyol itu disebut masih memiliki ambisi yang tinggi.

“Marc tidak bisa menerima hasil tempat kedelapan atau ke-12 di manapun, begitulah dia. Dia itu selalu berusaha untuk mendapatkan hasil maksimal. Kita tidak bisa menyalahkannya tentang itu,” katanya.

Stefan Bradl juga berbicara mengenai performa motor dari Repsol Honda Team di musim ini. Motor itu ia sebut tak sebat untuk bersaing. Tak heran jika performa mereka jeblok. Sementara tim-tim lain bisa tampil dengan maksimal.

“Dia selalu mencapai batas dan melampauinya. Namun, banyaknya pembalap Honda yang jatuh sebenarnya cukup mengkonfirmasi bahwa paket motor ini belum siap untuk hasil terbaik,” tuturnya.

Di sisi lain, legenda Honda, Mick Doohan juga angkat bicara soal teka-teki masa depan Marc Marquez. Menariknya ia merasa tidak kaget jika pada akhirnya Marc Marquez yang merasakan enam titel juara dunia bersama Honda meninggalkan pabrikan asal Jepang itu suatu saat nanti.

“Marc punya hubungan baik dengan Honda, tapi ini adalah hubungan kerja. Pada akhirnya, ini adalah bisnis, dan bisnisnya adalah balap motor dan dia butuh kantor tepat untuk bisa bekerja. Dan saat ini Honda tidak,” tuturnya.

Situasinya saat ini hanya ada dua tim yang diyakini bisa jadi pelabuhan karier selanjutnya seorang Marc Marquez. Dua tim yang dimaksud adalah KTM dan Ducati. Mick Doohan sendiri menyarankan agar Marc Marquez lebih memilih KTM ketimbang Ducati jika meninggalkan Honda.

“Jika dia menggunakan KTM, misalnya, akan menarik untuk melihat apa yang bisa dilakukannya. Saya tidak akan mengatakan dengan Ducati karena mereka memiliki banyak pembalap,” katanya. (vand)