Kab. Pesisir Selatan

Melalui DAK 2023, Disparpora Pessel Gelar Pelatihan Pengelolaan Homestay

381
×

Melalui DAK 2023, Disparpora Pessel Gelar Pelatihan Pengelolaan Homestay

Sebarkan artikel ini
Pessel
SEJUMLAH pengelola homestay di Pessel mengikuti pelatihan di Hotel Hannah Painan, yang digelar selama tiga hari dari Selasa-Kamis (11-13/7).

PESSEL, ONTIME.ID—Sebanyak 40 pengelola homestay se-Kabupaten Pessel mendapatkan pelatihan pengelolaan homestay/pondok wisata.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 selama tiga hari, Selasa-Kamis (11-13/7) di Hotel Hannah Painan.

Kepala Disparpora Pessel, Suhendri mengungkapkan bahwa masyarakat harus selalu didorong dan dimotivasi agar bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerahnya.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat di kawasan wisata perlu selalu dilakukan agar seiring berkembangnya destinasi wisata pola dan tingkah laku masyarakat juga harus membaik dan mampu menjadi pelaku wisata andal.

“Sekarang ini pemerintah selalu berusaha untuk melengkapi sarana dan prasarana dengan menyinergikan semua lini untuk bisa terlibat langsung dan melahirkan program-program pengembangan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pengembangan destinasi wisata bahari unggulan terus dilakukan. Pemkab tak henti memberikan pendampingan kepada kelompok masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan kawasan wisata. Salah satunya adalah pembinaan bagi masyarakat pengelola homestay.

“Pemberdayaan yang dilakukan perlu diapresiasi sebab dengan diberikannya pemahaman terhadap masyarakat tentang cara pengelolaan homestay, sehingga nantinya masyarakat mampu dan mengetahui jika nantinya rumah mereka diubah menjadi homestay,” ujarnya

Pada pelatihan ini pengelola homestay diberikan pemahaman terkait pengelolaan homestay dan strategis pemasaran homestay mengunakan teknologi digital.

“Motivasi agar bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerah perlu dilakukan. Dorongan itu dengan cara meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik wisatawan setempat melalui perwujudan Sapta Pesona dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam bidang usaha pariwisata dan usaha terkait lainnya,” tuturnya. (vand)