Olahraga

Mimpi Liverpool Mulai Nyata

738
×

Mimpi Liverpool Mulai Nyata

Sebarkan artikel ini
liverpool
Sadio Mane melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester City

LONDON, ONTIME.ID–Mimpi Quadruple pelan-pelan terasa mulai nyata buat Liverpool. Kemenangan atas Manchester City mengantarkan ‘Si Merah’ ke final Piala FA.Liverpool menang 3-2 atas Manchester City di Wembley, Sabtu (16/4) pada laga semifinal Piala FA.

Skuad besutan Juergen Klopp itu unggul tiga gol lebih dulu lewat Ibrahima Konate dan sepasang gol Sadio Mane. Manchester City mencoba bangkit di babak kedua dan mendapatkan gol dari Jack Grealish dan Bernardo Silva. Namun misi comeback itu tak terwujud karena mereka kehabisan waktu.

Kemenangan ini jadi satu langkah maju Liverpool untuk mewujudkan mimpi Quadruple. Mereka sudah memenangi Piala Liga Inggris dan bersaing untuk titel di Liga Inggris, Piala FA (final), dan Liga Champions (semifinal). “Kami punya banyak laga untuk dimainkan dan akan mencoba melakukan yang terbaik. Quadruple adalah mimpi kami pastinya dan kami akan memperjuangkannya,”ujar pemain Liverpool  Sadio Mane ke BBC.

Liverpool sendiri membiarkan Manchester City mendapatkan momentum di babak kedua dan berisiko kehilangan keunggulan. Mane menyebut itu memang mungkin terjadi menghadapi tim sebagus Manchester City.

“Hari ini spesial. Kami menghadapi salah satu tim terbaik di dunia. Bisa memenangi laga semacam ini, terutama di babak semifinal, berarti kemenangan yang sangat besar. Kami sangat puas bisa menang dan lolos ke final. Kami memulai dengan baik, mengambil inisiatif,”kata pemain asal Senegal ini.

Kiper kedua Manchester City, Zack Steffen, melakukan blunder  saat melawan Liverpool. Kesalahannya itu berujung gol kedua The Reds. Zack Steffen menjadi sasaran kekecewaan fans Man City selepas duel menghadapi Liverpool. Bukan apa-apa, dia melakukan blunder fatal berujung gol kedua Liverpool yang dicetak Sadio Mane.

Kiper asal Amerika Serikat itu terlalu lama menahan bola di dekat garis gawang. Bola lantas direbut Mane dengan tekel dan langsung masuk ke gawang. Pep Guardiola selaku manajer Manchester City angkat bicara soal blunder Steffen. Dia tak menyalahkan Steffen dan menilai apa yang terjadi saat itu sebagai kecelakaan.

“Kami memberikan segalanya selepas babak pertama yang sulit. Untuk gol pertama, mereka sangat kuat dalam bola mati. Gol kedua adalah kecelakaan. Sangat sulit untuk membalikkan keadaan, tapi kami melakukannya di babak kedua,” kata Guardiola, dikutip dari laman resmi Manchester City. (*/red)