Nasional

Muhammadiyah dan Bundo Kanduang Rekomendasikan Coblos Irman Gusman

244
×

Muhammadiyah dan Bundo Kanduang Rekomendasikan Coblos Irman Gusman

Sebarkan artikel ini
Irman Gusman
Sejumlah tokoh berikan dukungan dan rekomendasi coblos Irman Gusman pada PSU.

JAKARTA, ONTIME.ID – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat (Sumbar) merekomendasikan agar warga Muhammadiyah memilih Irman Gusman, dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu DPD daerah pemilihan (dapil) Sumbar.

 

Wakil Ketua PWM Sumbar yang membidangi LHKP, Yosmeri, membenarkan pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi yang ditujukan kepada pimpinan daerah, pimpinan cabang, pimpinan ranting, pimpinan ortom, hingga amal usaha Muhammadiyah dan Aisyah, agar menyampaikan ke warga Muhammadiyah agar memilih Irman Gusman.

 

“Kami dari pimpinan wilayah mengimbau seluruh warga perserikan untuk memilih Irman yang direkomendasi oleh Muhammadiyah,” kata Yosmeri, dalam keterangan yang diterima, Rabu (26/6).

 

Dalam memberikan rekomendasi ini, menurutnya, ada sejumlah kriteria yang membuat Irman Gusman layak untuk direkomendasikan. Dijelaskannya, selain karena Irman merupakan kader biologis Muhammadiyah.

 

“Orang tuanya Irman adalah tokoh Muhammadiyah. Jadi istilahnya Muhammadiyahnya 24 karat,” katanya. Irman Gusman juga dinilai telah memberikan banyak kontribusi besar terhadap Muhammadiyah. “Kontribusinya ke Muhammadiyah, termasuk ke Sumbar luar biasa,” ujarnya.

 

Rekomendasi ini, menurut Yosmeri sudah disosialisasikan ke seluruh tingkatan organisasi. Mulai dari wilayah, daerah, cabang, hingga ranting Muhammadiyah. “Tidak hanya Muhammadiyah tapi juga Aisyiah,” ujarnya lagi.

 

Dijelaskannya, sebenarnya rekomendasi ini sudah akan diberikan pada saat Pileg DPD RI lalu. Cuma pada saat itu Irman Gusman tidak menjadi peserta pemilu karena namanya dicoret Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari daftar calon tetap (DCT), sehingga rekomendasi tidak bisa diberikan.

 

“Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memulihkan hak Irman sebagai calon maka rekomendasi kita berikan. Jadi inikan sebenarnya memberikan rekomendasi yang tertunda,” ujarnya.

 

Sebelumnya, PWM Sumbar telah mengeluarkan rekomendasi. Isi dari rekomendasi tersebut agar Irman Gusman diperjuangkan dan dipilih oleh warga Muhammadiyah menjadi anggota DPD RI , pada PSU tanggal 13 Juli 2024. Surat bernomor 215/REK/II.0/D/2023 ini ditandatangani Wakil Ketua Ki Jal Atri Tandjung dan Sekretaris H. Apris.

 

Rekomendasi ini diberikan setelah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar memperhatikan sejumlah hal. Di antaranya keputusan rapat koordinasi PWM Sumbar dengan PDM se-Sumbar, rapat koordinasi Pimpinan Muhammadiyah se-Sumbar, dan silaturahim dan dialog PWM Sumbar dengan Irman Gusman.

 

Sementara itu, Pimpinan Pusat Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau mendeklarasikan dukungan untuk memilih Irman Gusman, dalam PSU Pemilu DPD daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat (Sumbar), pada 13 Juli 2024 mendatang.

 

Pemberitahuan mendeklarasikan Irman Gusman tersebut dengan nomor 11/PK – BKM/VI – 2024, ditujukan kepada ketua dan pengurus bundo kanduang Sumbar, dan ketua dan pengurus bundo kanduang kabupaten dan kota se-Sumbar, tanggal 21 Juni 2024.

 

Ketua Bundo Kanduang Minangkabau Puti Reno Raudha Thaib menyatakan, bundo kanduang ingin Irman Gusman kembali sebagai anggota DPD RI dari Sumbar dan seterusnya menjadi Ketua DPD RI Tingkat Nasional.

 

“Alhamdulillah Tokoh Nasional kita H. Irman Gusman kini punya peluang untuk menjadi anggota DPD RI dari Sumbar periode 2024-2029. Oleh karena itu mari kita doakan semoga ia dapat dipilih kembali sebagai anggota DPD RI dari Sumbar dan seterusnya menjadi Ketua DPD RI Tingkat Nasional sebagaimana pernah ia jabat 2 periode, yakni sebagai Wakil Ketua DPD RI 2004-2009 dan jadi Ketua DPD RI 2009-2016,” katanya dalam isi surat pemberitahuan tersebut.

 

“Demikian harapan kami, atas doa dan upaya Bundo-bundo semuanya terlebih dahulu kami ucapkan terima kasih,” katanya lagi dalam surat yang ditandatangani bersama Sekretaris Rosnely Boer, dengan tembusan ke Ketua bundo kanduang 13 provinsi di Nusantara. (vand)