Politik

Muhidi Lepas Pawai Katam Al-Qur’an Perdana Masjid Al Huda, Tekankan Pentingnya Mencetak Generasi Qurani

110
×

Muhidi Lepas Pawai Katam Al-Qur’an Perdana Masjid Al Huda, Tekankan Pentingnya Mencetak Generasi Qurani

Sebarkan artikel ini
Muhidi
Muhidi Lepas Pawai Katam Al-Qur’an Perdana Masjid Al Huda, Tekankan Pentingnya Mencetak Generasi Qurani

PADANG, ONtime.ID — Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, secara resmi melepas Pawai Katam Al-Qur’an Perdana TPQ/TQA Masjid Al Huda di Kelurahan Jati I, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang diikuti puluhan santri tersebut berlangsung meriah dan menjadi simbol keberhasilan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat.

Pawai yang menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan Padang Timur itu mendapat sambutan hangat dari warga. Para santri tampil mengenakan busana muslim dan membawa berbagai atribut bernuansa Islami, menciptakan suasana religius yang penuh semangat serta kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Muhidi menegaskan bahwa Katam Al-Qur’an tidak boleh dimaknai sebatas acara seremonial. Menurutnya, momentum tersebut merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

[irp posts=”36862″ ]

“Katam Al-Qur’an bukan hanya penanda bahwa seorang anak telah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an, tetapi juga awal dari perjalanan untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Muhidi memberikan apresiasi kepada pengurus Masjid Al Huda, para guru mengaji, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini berperan aktif dalam membina dan mendidik anak-anak melalui lembaga pendidikan Al-Qur’an. Ia menilai keberadaan TPQ dan TQA menjadi benteng moral yang sangat penting di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi yang terus berkembang.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Selain membekali anak-anak dengan kemampuan membaca Al-Qur’an, pendidikan keagamaan juga berfungsi menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

[irp posts=”36856″ ]

“Generasi yang kuat bukan hanya generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, moral, dan keimanan yang kokoh. Di sinilah peran TPQ dan TQA menjadi sangat strategis,” katanya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar terus mendampingi anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an setelah mengikuti prosesi katam. Menurut Muhidi, tantangan terbesar bukanlah menyelesaikan bacaan Al-Qur’an, melainkan menjaga konsistensi dalam mempelajari dan mengamalkan isi kandungannya sepanjang kehidupan.

Kegiatan Katam Al-Qur’an Perdana TPQ/TQA Masjid Al Huda dinilai menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Selain sebagai ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

[irp posts=”36849″ ]

Muhidi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masjid serta lembaga pendidikan Al-Qur’an lainnya di Sumatera Barat. Dengan pembinaan yang konsisten, ia optimistis akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID