Kab. Padang Pariaman

Padang Pariaman Perkuat Peran Ratusan Kader Nagari

344
×

Padang Pariaman Perkuat Peran Ratusan Kader Nagari

Sebarkan artikel ini
Nagari
Pelatihan rumah desa sehat bagi Kader di 103 nagari dalam pengentasan stunting. Selasa (25/7)

PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memberikan pelatihan Rumah Desa Sehat (RDS) bagi Kader di 103 nagari dalam rangka konvergensi pencegahan stunting, Selasa (25/07).

Kader tersebut terdiri dari, Kader pembangunan masyarakat, kader posyandu, kader PKK Desa/Nagari, penggiat kesehatan, guru PAUD, serta bidan desa yang tergabung dalam tim RDS.

Bupati Suhatri Bur menjelaskan, bahwa RDS merupakan program nasional yang diatur dalam undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa bahwa Masyarakat harus berperan aktif dalam pembangunan desa.

Selain itu, Suhatri Bur juga menyampaikan, RDS adalah sekretariat bersama bagi pegiat pemberdayaan masyarakat dan pelaku pembangunan desa di bidang kesehatan yang berfungsi sebagai ruang literasi kesehatan, pusat penyeberan informasi kesehatan, dan forum advokasi kebijakan di bidang kesehatan.

“Diharapkan pelatihan ini dapat mendorong peningkatan akses layanan pencegahan stunting yang berkualitas bagi setiap sasaran, serta secara konkrit dapat mendukung penurunan stunting dalam rangka mewujudkan peningkatan kualitas hidup, kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan,” katanya.

Selain itu Suhatri Bur juga mendorong Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam monitoring dan memfasilitasi konvergensi penanganan stunting.

“Sekaligus diminta berperan aktif dalam memastikan setiap kelompok sasaran cegah stunting, setiap nagari harus mendapatkan layanan yang berkualitas,” ujarnya.

Suhatri Bur menegaskan bahwa KPM merupakan ujung tombak dalam mendukung program penanganan stunting di setiap nagari. Sehingga diharapkan terus meningkatkan kapasitas dan sumberdaya kader dalam memberikan motivasi yang tinggi kepada KPM dalam upaya percepatan penanganan stunting.

“Kita punya target tahun 2024 penurunan stunting berada pada angka 14 persen sehingga upaya ini harus didukung secara bersama,” ulasnya.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan masyarakat, Riyan Fikri dalam laporannya menyebutkan kapasitas dan sumber daya kader RDS dan KPM perlu untuk terus ditingkatkan. Seperti pelatihan bersama dengan Persatuan Ahli Gizi (Persagi).

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan ini dalam upaya percepatan penanganan stunting, termasuk juga para kader KPM di nagari sebagai peserta,” katanya.

Di kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatanganan kerjasama DPMD dengan TP PKK Padang Pariaman dan DPC PERSAGI Padang Pariaman. Kerjasama bergerak pada pelaksanaan program pendampingan nagari dalam program aksi konvergensi percepatan penurunan stunting untuk mewujudkan nagari bebas stunting di Kabupaten Padang Pariaman. (vand)