Peristiwa

Patroli JELBUSA Ditlantas Polda Sumbar, Hadirkan Rasa Aman dan Sentuhan Humanis Jelang Berbuka

203
×

Patroli JELBUSA Ditlantas Polda Sumbar, Hadirkan Rasa Aman dan Sentuhan Humanis Jelang Berbuka

Sebarkan artikel ini
Patroli
Patroli JELBUSA Ditlantas Polda Sumbar, Hadirkan Rasa Aman dan Sentuhan Humanis Jelang Berbuka

PADANG, ONtime.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menggelar patroli khusus bertajuk “Jelang Buka Puasa” (JELBUSA).

Kegiatan ini difokuskan pada pengamanan titik-titik rawan kemacetan dan pusat keramaian masyarakat pada sore hari, sekaligus menghadirkan aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada pengendara.

Program JELBUSA dilaksanakan secara rutin menjelang waktu berbuka puasa, ketika intensitas kendaraan meningkat signifikan. Lonjakan arus lalu lintas biasanya terjadi di kawasan pasar pabukoan, persimpangan padat, serta jalur utama menuju pusat kota dan permukiman warga. Kondisi tersebut berpotensi memicu kemacetan, pelanggaran lalu lintas, bahkan kecelakaan apabila tidak diantisipasi secara maksimal.

[irp posts=”34116″ ]

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan semata untuk melakukan pengawasan dan penindakan, melainkan memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan rasa aman dan nyaman.

“Kami ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum. Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan warga,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga ketertiban selama Ramadan. Selain melakukan pengaturan lalu lintas dan patroli mobile, personel juga membagikan takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang masih berada di perjalanan saat azan magrib hampir berkumandang.

[irp posts=”34113″ ]

Langkah tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku terbantu dengan kehadiran polisi yang tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan perhatian dalam bentuk takjil gratis. Beberapa warga bahkan menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada petugas di lapangan.

Salah seorang pengendara di kawasan pusat Kota Padang mengungkapkan bahwa kehadiran polisi menjelang berbuka membuat suasana lalu lintas lebih tertib. “Biasanya menjelang magrib banyak yang terburu-buru. Dengan adanya polisi, arus lebih teratur. Ditambah lagi diberi takjil, tentu sangat membantu,” katanya.

Patroli JELBUSA juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai standar, hingga aksi ugal-ugalan yang kerap meningkat menjelang berbuka. Personel disiagakan di sejumlah titik strategis guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

[irp posts=”34109″ ]

Reza menambahkan, Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hingga malam hari, mulai dari berburu takjil, menghadiri buka bersama, hingga melaksanakan salat tarawih. Oleh karena itu, pengamanan tidak hanya terfokus pada sore hari, tetapi juga berlanjut hingga malam untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di sekitar masjid dan pusat kegiatan ibadah.

“Kami mengedepankan langkah preventif dan persuasif. Jika ada pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Namun yang utama adalah pencegahan agar masyarakat selamat sampai tujuan,” tegasnya.

Selain patroli statis di titik tertentu, Ditlantas Polda Sumbar juga mengerahkan unit patroli bergerak untuk memantau situasi lalu lintas secara menyeluruh. Koordinasi dilakukan dengan satuan wilayah di tingkat polres dan polresta guna memastikan pengamanan berjalan serentak di berbagai kabupaten dan kota.

[irp posts=”34104″ ]

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sumbar dalam menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif selama Ramadan. Pendekatan yang menggabungkan pengamanan dan aksi sosial dinilai efektif membangun citra kepolisian yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tak hanya membagikan takjil, personel di lapangan juga memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara, seperti pentingnya menggunakan helm, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta menghindari kebut-kebutan menjelang berbuka. Edukasi tersebut disampaikan secara langsung dengan bahasa yang santun dan mudah dipahami.

Di sejumlah titik, arus lalu lintas yang semula tersendat dapat terurai berkat pengaturan cepat personel. Keberadaan polisi di persimpangan padat membantu mengurangi potensi konflik antar pengendara yang kerap terjadi saat volume kendaraan meningkat drastis.

[irp posts=”34101″ ]

Reza memastikan bahwa patroli JELBUSA akan terus digelar secara konsisten hingga akhir Ramadan. Evaluasi berkala juga dilakukan untuk melihat efektivitas pengamanan dan menyesuaikan pola patroli dengan dinamika di lapangan.

“Kami berharap suasana Ramadan di Sumatera Barat tetap kondusif, penuh kedamaian, dan berkah. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan saling menghormati dan tertib di jalan, kita bisa menjaga diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Melalui patroli JELBUSA, Ditlantas Polda Sumbar tidak hanya menjalankan fungsi pengaturan dan penegakan hukum, tetapi juga menghadirkan sentuhan empati di tengah masyarakat. Kehadiran aparat di jalan raya menjelang berbuka kini tidak lagi sekadar simbol pengawasan, melainkan wujud nyata pelayanan dan kepedulian di bulan suci.

[irp posts=”34098″ ]

Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas selama Ramadan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan di Ranah Minang diharapkan terus terjaga hingga akhir Ramadan dan seterusnya. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID