PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Dalam upaya mendukung Program TP PKK Pokja II Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu, dan Perindustrian (DPMPTP) setempat menggelar Pelatihan Desain Kemasan dan Label Produk Makanan serta Sosialisasi Legalitas Berusaha (PIRT), Jumat (16/5).
Kegiatan dipusatkan di Balai Nagari Singguliang, Kecamatan Lubuk Alung, dan diikuti 60 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dari berbagai nagari.
Kepala DPMPTP, Arkadius yang bertindak sebagai narasumber utama, menekankan pentingnya kemasan dan label atraktif untuk meningkatkan daya saing produk.
“Kemasan adalah ‘salesman yang diam’. Desain yang tepat mampu menaikkan nilai jual hingga 30 persen, sekaligus membangun citra merek lokal,” ujar Arkadius di hadapan peserta.
Fokus Materi
- Teknik dasar desain kemasan dan label
- Pemilihan warna, tipografi, dan elemen visual yang sesuai tren pasar.
- Penempatan informasi krusial: nama produk, komposisi, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, hingga kode produksi.
- Pengenalan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)
- Persyaratan pengurusan izin edar bagi produk risiko rendah.
- Prosedur pendaftaran daring melalui aplikasi OSS-RBA.
- Manfaat sertifikasi PIRT sebagai jaminan keamanan pangan dan peningkatan kepercayaan konsumen.
Pelatihan ini ditargetkan melahirkan gelombang IKM baru sekaligus membantu pelaku lama menembus pasar ritel modern. “Jika 50 persen peserta mampu mengantongi PIRT dalam tiga bulan ke depan, estimasi omzet IKM Kabupaten Padang Pariaman bisa naik hingga Rp2 miliar per tahun,” tambah Arkadius, merujuk data DPMPTP 2024.
Salah satu peserta produsen keripik pisang asal Nagari Sikabu, mengaku termotivasi, “Selama ini kemasan saya masih polos. Setelah pelatihan, saya paham pentingnya label informatif dan siap mengurus PIRT agar bisa masuk toko oleh-oleh.”
DPMPTP Padang Pariaman berencana membuka klinik konsultasi desain dan legalitas setiap Selasa di kantor dinas serta pendampingan gratis sampai izin PIRT terbit. Program ini sejalan dengan misi Bupati Padang Pariaman untuk meningkatkan indeks daya saing daerah melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Dengan kolaborasi lintas sektor TP PKK, pemerintah nagari, dan pelaku usaha, diharapkan produk unggulan Padang Pariaman makin dikenal luas, sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat. (*)













