JAKARTA, ONTIME.ID— Pemerintah memulai konstruksi sejumlah proyek swasta di Ibu Kota Nusantara (IKN) ditandai dengan dilaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa tingginya minat investasi di IKN menjadi sebuah bukti bahwa pembangunan IKN merupakan proyek strategis.
Presiden Jokowi pun meminta agar setiap bulan dilakukan prosesi peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk berbagai proyek di IKN.
“Setiap bulan harus ada groundbreaking berikutnya dan saya akan datang ke sini setiap bulan, dan jadwalnya memang sudah ada di Kepala Otorita (IKN),” kata Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/9).
Tak hanya banjir minat investor lokal, peluang investasi di IKN saat ini dilaporkan juga telah banyak dilirik oleh investor asing. Dia merinci, sebanyak 30 investor asal Korea Selatan telah menyampaikan komitmennya untuk menyuntik pembangunan di IKN. Kemudian, pemerintah saat ini juga sudah menerima minat investasi dari 40 investor asal Jepang dan 120 investor asal Singapura.
“Saya melihat, justru kesiapan tanah ini yang harus dipercepat, plus infrastrukturnya karena kita dikejar-kejar oleh investor,” kata Jokowi
Hotel Nusantara menjadi hotel bintang lima pertama yang akan dibangun di kawasan IKN. Hotel ini diprakarsai oleh konsorsium Agung Sedayu Group (ASG) dengan nilai investasi sebesar Rp20 triliun.
Kemudian PT Sirius Surya Sentosa atau Vasanta Group juga telah resmi melaksanakan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dan Rumah sakit Abdi Waluyo menjadi proyek swasta kedua yang dibangun di IKN. Proyek ini telah melaksanakan peletakan batu pertama.
Lebih lanjut, Jokowi berharap perusahaan swasta pionir yang telah berkomitmen membangun IKN ini diharapkan dapat menjadi katalis positif dalam mendorong geliat investasi di IKN.
“Saya berharap akan makin banyak fasilitas dan infrastruktur yang dibangun di IKN, baik hotel, rumah sakit, universitas, hingga taman safari. Terima kasih kepada para investor yang telah menanamkan modalnya,” tutur Jokowi.
Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur direncanakan mulai dibangun pada 1 November 2023.
Menhub Budi menjelaskan bahwa saat ini gambar atau desain Bandara VVIP IKN telah difinalisasi dan akan memasuki proses tender.
“Kita rencanakan 1 November 2023 sudah mulai konstruksi dan diharapkan selesai pertengahan Juli 2024,” ujar Budi
Dia menjelaskan, secara rinci Bandara VVIP IKN memiliki landasan pacu 3.000 x 45 meter dan mampu didarati pesawat berbadan besar jenis Boeing 777-300 ER dan Airbus A380.
Sejumlah elemen kearifan lokal yang ditonjolkan dalam desain terminal bandara misalnya nuansa Rumah Panjang, Burung Rangkok, dan lukisan garis lengkung khas Kalimantan.
“Dalam membangun bandara, kita tidak perlu melakukan cut and fill sehingga gunung, danau, dan alam sekitar masih terjaga dengan baik,” ujarnya.
Budi menambahkan, bandara tersebut terletak sekitar 15 kilometer dari pusat IKN dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit. Terminal Bandara VVIP IKN dibangun diatas lahan seluas 7000 m2 dengan VVIP sekitar 1.500 meter persegi. (vand)













