Kab. Padang Pariaman

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Nagari Pungguang Kasiak

408
×

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Nagari Pungguang Kasiak

Sebarkan artikel ini
Desa
Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Nagari Pungguang Kasiak

LUBUK ALUNG, ONtime.ID — Aula Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman menjadi saksi sejarah pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada Senin (26/5).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Lubuk Alung, Dion Franata, S.IP, serta Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Padang Pariaman Jon Kenedy, menandai babak baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat nagari.

Dengan mengusung semangat kemandirian dan gotong royong, pembentukan koperasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat nagari akan lembaga ekonomi yang dapat menjadi tumpuan dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan bersama. Dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat nagari, serta perwakilan kelompok tani dan UMKM, kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme.

  • Komitmen Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten

Dalam sambutannya, Camat Lubuk Alung Dion Franata menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif yang sangat positif dan strategis untuk memberdayakan masyarakat desa secara ekonomi.

“Koperasi adalah alat perjuangan ekonomi rakyat. Melalui koperasi, kita bisa memperkuat ketahanan ekonomi nagari dan meningkatkan daya saing masyarakat di tengah tantangan global,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dari seluruh elemen nagari untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi dalam pengelolaan koperasi. Menurutnya, koperasi yang dikelola dengan baik tidak hanya mampu mendongkrak perekonomian warga, tetapi juga menjadi wadah solidaritas sosial yang kuat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Padang Pariaman Jon Kenedy mengapresiasi inisiatif masyarakat Nagari Pungguang Kasiak dalam membentuk koperasi ini. Ia menegaskan bahwa dinas siap memberikan pendampingan teknis, pelatihan manajemen koperasi, hingga akses permodalan dari berbagai lembaga terkait.

“Kami akan memastikan koperasi ini berjalan sesuai prinsip-prinsip koperasi yang sehat dan berkelanjutan. Tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara bisnis agar benar-benar menjadi lokomotif ekonomi desa,” tegasnya.

  • Fokus pada Potensi Lokal dan Kebutuhan Masyarakat

Koperasi Desa Merah Putih dibentuk dengan visi menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Dalam tahap awal, koperasi ini akan fokus pada pengembangan sektor pertanian, perdagangan hasil bumi, serta pendampingan UMKM.

Walinagari Pungguang Kasiak, Dodi Marten, menyampaikan bahwa koperasi ini lahir dari kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan menguntungkan bagi semua pihak.

“Kami ingin menciptakan koperasi yang bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi baru yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat nagari,” ujar Dodi Marten.

Ia juga menyampaikan bahwa pembentukan koperasi ini telah melalui proses musyawarah bersama dengan masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari Wali Nagari serta lembaga-lembaga kemasyarakatan setempat.

  • Menuju Legalitas dan Operasional

Dalam pertemuan tersebut, dibentuk pula struktur pengurus sementara koperasi yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta tim pengawas, adapun struktur pengurus adalah :

  1. Ketua                                     : Oggy Mustaqim Ravendi
  2. Wakil Ketua I Bidang Usaha             : Atikah Azimah
  3. Wakil Ketua II Bidang Keanggotaan : Hendra Maulana
  4. Sekretaris : Chikita Arnel
  5. Bendahara : Erimarwinda
  6. Ketua Pengawas : Dodi Marten

Proses selanjutnya adalah pengurusan badan hukum koperasi melalui dinas terkait dan pembukaan rekening resmi koperasi sebagai sarana transaksi dan tabungan anggota,

Direncanakan dalam dua bulan ke depan, koperasi akan mulai beroperasi dengan program awal berupa simpan pinjam, pemasaran hasil pertanian lokal, dan penyediaan sarana produksi pertanian (saprotan) dengan harga terjangkau bagi petani.

  • Harapan dan Tantangan ke Depan

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih menjadi awal dari perjalanan panjang dalam membangun ekonomi berbasis komunitas. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan koperasi ini.

Namun, berbagai tantangan juga menanti, seperti pentingnya literasi keuangan masyarakat, pembinaan manajemen koperasi, hingga penguatan jaringan pasar. Untuk itu, sinergi antar elemen desa dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar koperasi dapat tumbuh dan berkelanjutan.

Dengan semangat gotong royong dan tekad untuk mandiri secara ekonomi, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Nagari Pungguang Kasiak menjadi contoh nyata bagaimana desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi bangsa. Sebuah langkah kecil dengan cita-cita besar: membangun kedaulatan ekonomi dari akar rumput. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID