PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID – Setelah hampir setengah tahun ambruknya Jembatan Kayu Gadang Lubuk Alung, Minggu (7/5/2023) saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah.
Jalan Ini merupakan akses utama masyarakat Nagari Lubuk Alung dan Sikabu untuk aktivitas sehari-hari seperti ke Kantor Camat, Pasar Lubuk Alung dan sekolah.
Wali Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung Jarisman mengatakan 3.813 jiwa merasakan sulitnya akses menuju ke Pusat Pemerintahan Kecamatan dan Pasar Lubuk Alung akibat ambruknya Jembatan Kayu Gadang.
“Warga Nagari Sikabu berjumlah 3.813 jiwa dengan 4 korong, harus memutar arah apabila pergi ke Pasar Lubuk Alung yaitu melewati Nagari Singguling dan Balah Hilir,” ujar Jarisman kepada ONtime.ID beberapa waktu lalu di Padang Pariaman.
Jembatan tersebut memperpendek jarak tempuh masyarakat yang akan pergi ke Pusat Pemerintahan Kecamatan atau Pasar Lubuk Alung sekitar 6 km.
“Apabila jembatan tersebut ada, jarak tempuh warga yang tinggal di dekat jembatan dengan Kantor Camat hanya 3,3 km, sementara apabila memutar ke Nagari Singguling dan Balah Hilir jaraknya menjadi 9,5 km,” tambah Jarisman.
Jarisman berharap tahun ini ada solusi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat maupun daerah untuk pembangunan kembali.
“Seandainya belum bisa membuat jembatan yang permanen, setidaknya ada jembatan sementera yang bisa dilalui oleh masyarakat dan anak sekolah setiap harinya, karena akses jalan sekarang cukup jauh dan menambah waktu untuk perjalanannya,” harapnya.
Terlihat dua kedai minuman dekat jembatan Kayu Gadang tersebut yang tidak lagi rame seperti biasanya karena tidak adanya masyarakat yang melintasi jalan tersebut, pasca ambruknya.
Sebagaimana diketahui, jembatan dengan panjang 101 meter ini dibangun dengan menggunakan dana rekonstruksi BNPB pada tahun anggaran 2020 lalu senilai Rp.25,4 miliar dan diresmikan pada bulan Agustus 2021 lalu, sekarang kondisi sebagian jembatan ambruk dan tidak bisa dilewati.
Jembatan ambruk ini berada tidak jauh dari Pengerjaan Jalan Tol Padang- Sicincin STA 13, hanya berjarak kira-kira 50 Meter dari Fly Over jembatan. (vand)













