SOLOK SELATAN, ONtime.ID — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan bahwa data bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan fondasi utama pembangunan daerah.
Penegasan ini disampaikan dalam evaluasi implementasi Aplikasi Data Dasawisma yang digelar Pemkab Solok Selatan, Senin (26/01/2026), dengan melibatkan lintas pemangku kepentingan.
Kegiatan evaluasi tersebut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Selatan, Wali Jorong, Wali Nagari, Camat, pendata Program Keluarga Harapan (PKH) dari Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
[irp posts=”33565″ ]
Kehadiran lintas sektor ini menandai keseriusan pemerintah daerah dalam menuntaskan sistem data mikro keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung berbagai program pembangunan.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa Data Dasawisma merupakan instrumen strategis untuk menyediakan data mikro keluarga yang akurat, mutakhir, dan berbasis kondisi riil di lapangan. Data yang valid, menurutnya, menjadi kunci perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, mulai dari sektor kependudukan, kesehatan, pendidikan, sosial, hingga pengentasan kemiskinan.
“Sejak awal kepemimpinan kami, data sudah kami tempatkan sebagai dasar utama dalam setiap kebijakan. Karena itu, Aplikasi Data Dasawisma adalah bagian penting dari komitmen Solok Selatan Satu Data,” tegas Khairunas.
[irp posts=”33562″ ]
Ia menekankan bahwa penyelesaian Aplikasi Data Dasawisma tidak lagi bisa ditunda. Waktu yang tersedia untuk merampungkan sistem ini dinilai sudah sangat panjang, bahkan mencapai hitungan tahun. Karena itu, pemerintah daerah tidak lagi berada pada tahap perencanaan atau sosialisasi.
“Sekarang bukan lagi waktunya rapat dan wacana. Ini waktunya evaluasi hasil kerja dan komitmen,” ujarnya dengan nada tegas.
Menurut Bupati, evaluasi ini menyasar seluruh jajaran yang terlibat, mulai dari Wali Jorong, Wali Nagari, Camat, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ia menuntut adanya capaian yang jelas, target yang terukur, serta kepastian jadwal penyelesaian Aplikasi Data Dasawisma sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Khairunas juga menekankan bahwa keberhasilan sistem data ini akan sangat menentukan kualitas kebijakan publik di Solok Selatan. Tanpa data yang valid dan terintegrasi, program pemerintah berisiko tidak tepat sasaran dan berpotensi menimbulkan tumpang tindih bantuan maupun ketimpangan layanan.
[irp posts=”33559″ ]
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan arah pembangunan daerah yang berbasis data, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Aplikasi Data Dasawisma diharapkan menjadi pilar utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. (*)













