Kab. Solok Selatan

Pemkab Solok Selatan Terima 137 Mahasiswa KKN UNP, Dorong Sinergi Pembangunan Nagari

189
×

Pemkab Solok Selatan Terima 137 Mahasiswa KKN UNP, Dorong Sinergi Pembangunan Nagari

Sebarkan artikel ini
KKN
Pemkab Solok Selatan Terima 137 Mahasiswa KKN UNP, Dorong Sinergi Pembangunan Nagari

SOLOK SELATAN, ONtime.ID — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) pada Jumat (9/1/2026) di Aula Sarantau Sasurambi.

Namun, penerimaan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Pemkab Solok Selatan secara terbuka menantang para mahasiswa untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan nagari dan pemberdayaan masyarakat.

Asisten I Setda Kabupaten Solok Selatan, Drs. H. Efi Yandri, M.Si, yang juga membidangi urusan pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNP yang kembali memilih Solok Selatan sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memiliki nilai strategis bagi daerah, bukan sekadar pelengkap program akademik kampus.

“Mahasiswa Universitas Negeri Padang, kehadiran Anda semua adalah kehormatan bagi kami. Terima kasih karena kembali mempercayakan Kabupaten Solok Selatan sebagai tempat pengabdian,” ujar Efi Yandri dalam sambutannya.

Efi menekankan bahwa KKN merupakan ruang pembelajaran langsung yang menuntut mahasiswa memahami realitas sosial, adat istiadat, serta kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat nagari. Ia mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi mampu menyatu dan berkontribusi secara nyata.

Lebih jauh, Pemkab Solok Selatan secara tegas mendorong mahasiswa untuk menghadirkan program kerja yang aktif, kreatif, dan inovatif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa juga diminta ikut mengambil peran dalam percepatan program prioritas Bupati Solok Selatan, terutama di sektor pembangunan nagari, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.

“Bangun komunikasi yang baik dengan perangkat nagari, tokoh adat, tokoh pemuda, dan seluruh elemen masyarakat. Jadilah contoh dalam sikap dan kedisiplinan, agar kehadiran mahasiswa benar-benar meninggalkan dampak, bukan sekadar laporan akhir,” tegasnya.

Sikap tegas pemerintah daerah tersebut menandai perubahan paradigma KKN yang tidak lagi dipandang sebagai rutinitas akademik, melainkan instrumen kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab persoalan riil masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Dr. Refnaldi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Solok Selatan atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan kepada mahasiswa UNP selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, sinergi ini menjadi contoh konkret peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang telah memfasilitasi adik-adik mahasiswa. Ini merupakan bentuk kerja sama nyata antara kampus dan pemerintah daerah,” ujar Refnaldi.

Ia mengungkapkan bahwa 137 mahasiswa KKN UNP akan disebar ke tujuh nagari di Kabupaten Solok Selatan. Para mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu akademik, tetapi juga mengasah kepemimpinan, kepekaan sosial, serta kemampuan beradaptasi di tengah masyarakat.

Refnaldi menegaskan bahwa pengalaman lapangan yang diperoleh selama KKN akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika kembali ke kampus maupun saat terjun ke dunia kerja dan pengabdian masyarakat di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi, kehadiran mahasiswa KKN UNP di Solok Selatan diharapkan mampu menjadi energi baru bagi pembangunan nagari yang partisipatif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah pun berharap pengabdian ini tidak berhenti pada masa KKN semata, tetapi melahirkan gagasan, inovasi, dan jejaring kerja sama yang berkelanjutan demi kemajuan Solok Selatan. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID