Kab. Padang Pariaman

Pengerjaan Infrastruktur Sejumlah Rp80,5 Miliar Masuk Tahap Tender

451
×

Pengerjaan Infrastruktur Sejumlah Rp80,5 Miliar Masuk Tahap Tender

Sebarkan artikel ini
infrastruktur
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di Padang Pariaman, Selasa (10/5). IST

PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID – Pemerintah Padang Pariaman melakukan pengerjaan sejumlah kegiatan prioritas infrastruktur di daerah itu. Setidaknya ada Rp80,5 miliar yang saat ini sudah dalam tahap tender.

 

“Ada sejumlah kegiatan strategis yang menjadi prioritas pemerintah Padang Pariaman untuk dikerjakan pada tahun 2022 ini, yang bersumber dari DAK dan DAU,” kata Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di Padang Pariaman, Selasa (10/5).

 

Petama, kegiatan Rehabilitasi Jalan Simpang Punggung Kasiak ke Simpang  Apa Pakandangan dan Rehabilitasi Jalan Kayutanam ke Lubuak Simantuang, dananya bersumber dari DAK Regules Rp13,1 miliar.

 

“Selanjutnya peningkatan jalan DAK penugasan, dengan anggaran Rp19,9 miliar, untuk rehabilitasi Jalan Gasan Gadang ke Aur Malintang, rehabilitasi Jalan Pilubang ke Tabek dan rehabilitasi Jalan Kiambang ke Simpang Padang Gedok,” katanya.

 

Pihak Pemerintah Padang Pariaman juga akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi Jembatan Lubuk Napa dengan anggaran sebesar Rp7,8 miliar. Dimana jembatan ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat semenjak banjir yang menerjanh daerah tersebut tidah tahun lalu.

 

“Jembatan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dan juga ada sekolah di sana. Dan tahun ini Jembatan Lubuak Napa ini bisa kembali dilewati,” kata Suharti Bur.

 

Selanjutnya, kata Bupati, peningkatan infrastruktur irigasi DAK Penugasan, dengan anggaran sebesar Rp5,1 miliar yang dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi  D.I Alahan Tabek Sikucur, rehabilitasi jaringan irigasi D.I Duku I SP I dan rehabilitasi jaringan irigasi D.I Kampung Manggis Barangan.

 

“Kita juga melakukan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan anggaran sebesar Rp2,8 miliar dalam 12 paket kegiatan yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Padang Pariaman,” katanya.

 

Pihaknya juga memiliki delapan paker kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik dengan anggaran sebesar Rp4,6 miliar yang juga tersebar di beberapa kecamatan di Padang Pariaman.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola, melalui program padat karya berbasis masyarakat,” katanya.