Kab. Pasaman

Perkuat Keamanan Digital, Nagari Air Manggis Selatan Gandeng Diskominfo Pasaman

87
×

Perkuat Keamanan Digital, Nagari Air Manggis Selatan Gandeng Diskominfo Pasaman

Sebarkan artikel ini
Digital
Perkuat Keamanan Digital, Nagari Air Manggis Selatan Gandeng Diskominfo Pasaman

PASAMAN, ONtime.ID  – Kejahatan berbasis digital kini tidak lagi hanya mengintai masyarakat perkotaan. Seiring meningkatnya penggunaan telepon pintar dan media sosial hingga ke pelosok nagari, berbagai modus penipuan online mulai menyasar masyarakat pedesaan yang dinilai masih memiliki keterbatasan dalam literasi keamanan digital.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Nagari Air Manggis Selatan menggelar sosialisasi bertema “Masyarakat Nagari Cerdas, Data Terjaga, Melawan Hoaks dan Kejahatan Digital” di Aula Kantor Wali Nagari Air Manggis Selatan, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ancaman penyebaran hoaks, pencurian data pribadi, serta berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Wali Nagari Air Manggis Selatan, Herizon, mengatakan perkembangan teknologi informasi memang membawa banyak kemudahan, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai risiko yang harus dipahami masyarakat.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, hingga penipuan melalui media digital kini menjadi ancaman nyata yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi maupun sosial apabila masyarakat tidak memiliki pengetahuan yang memadai.

“Kami ingin masyarakat semakin bijak menggunakan media sosial, mampu menjaga keamanan data pribadi, serta tidak mudah percaya terhadap informasi maupun tautan yang belum jelas kebenarannya,” ujar Herizon.

Ia menegaskan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab agar masyarakat nagari tidak mudah menjadi korban kejahatan siber.

Berbagai bentuk kejahatan digital yang kini marak terjadi turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Mulai dari penipuan berkedok undian berhadiah, lowongan kerja fiktif, tugas berbayar (paid task scam), hingga penyebaran tautan berbahaya melalui pesan singkat maupun media sosial yang dapat menguras rekening korban.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Ahdi Susanto, yang membuka kegiatan secara resmi mengapresiasi inisiatif Pemerintah Nagari Air Manggis Selatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital.

Menurutnya, tingginya partisipasi warga dari berbagai kejorongan menunjukkan bahwa ancaman penipuan online telah menjadi persoalan nyata yang dirasakan hingga tingkat nagari.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan kepedulian pemerintah nagari terhadap perlindungan masyarakat dari ancaman kejahatan digital. Kami berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ahdi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Fatrizon, SH, M.Si., yang menjadi narasumber utama memaparkan berbagai pola kejahatan digital yang saat ini paling sering menjerat masyarakat.

Dalam pemaparannya, Fatrizon menjelaskan berbagai modus yang terus berkembang, seperti phishing melalui tautan palsu, penipuan berkedok pekerjaan sampingan dengan iming-iming penghasilan besar, lowongan kerja fiktif, penipuan melalui aplikasi pertemanan atau kencan, hingga penyebaran file undangan digital yang mengandung perangkat lunak berbahaya untuk mengambil alih data maupun akses perbankan korban.

Ia menekankan bahwa pelaku kejahatan siber memanfaatkan kelengahan masyarakat dengan berbagai cara yang tampak meyakinkan, sehingga kewaspadaan menjadi benteng utama dalam mencegah terjadinya kerugian.

Fatrizon mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mengklik tautan yang dikirim melalui pesan singkat maupun media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Selain itu, masyarakat diminta tidak pernah membagikan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun informasi perbankan kepada pihak mana pun.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menghadirkan berbagai contoh kasus yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pendekatan tersebut membuat peserta lebih mudah memahami pola-pola kejahatan digital yang selama ini sering mereka temui.

Sejumlah peserta bahkan mengaku pernah menerima pesan dengan modus serupa, namun sebelumnya tidak menyadari bahwa pesan tersebut merupakan bagian dari upaya penipuan digital.

Menurut Fatrizon, peningkatan literasi digital harus menjadi gerakan bersama agar masyarakat mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas sekaligus terlindungi dari berbagai ancaman siber.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman saat ini tengah mempersiapkan regulasi mengenai Perlindungan Data Pribadi (PDP) di tingkat daerah.

Regulasi tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen dalam memperkuat perlindungan data masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap pentingnya menjaga keamanan informasi pribadi di era digital.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Nagari Air Manggis Selatan bersama Diskominfo Kabupaten Pasaman berharap masyarakat semakin kritis dalam menerima informasi, mampu mengenali ciri-ciri penipuan digital, serta menjadi garda terdepan dalam memutus penyebaran hoaks dan kejahatan siber yang terus berkembang. (agus)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID