BANYUMAS, ONTIME.ID – Edi Suseno (63), pemilik wahana jembatan kaca The Geong, Hutan Pinus Limpakuwus, Banyumas, ditetapkan jadi tersangka. Edi Suseno diduga lalai dalam insiden jembatan kaca pecah yang menyebabkan satu wisatawan tewas.
Penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyelidikan yang dilakukan tim Satuan Reskrim Polresta Banyumas dan melibatkan Tim Labfor Polda. Petugas mendapati ada kelalaian oleh pihak pemilik.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap pengelola (pemilik) terhadap Edi Suseno. Yang mana saat ini sudah kami tetapkan tersangka dan sudah dilakukan penahanan,” kata Kapolresta Banyumas Kombes Edy Suranta Sitepu saat rilis pengungkapan kasus di Mapolresta Banyumas, Senin (30/10).
Dari hasil penyelidikan polisi diketahui, Edi mendesain sendiri wahana jembatan kaca itu. Selain itu, terungkap jika wahana tersebut tidak memiliki izin dan belum melalui uji kelaikan.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa.
“Ancaman hukumannya lima tahun penjara. Saat ini sedang menjalani proses penyidikan,” pungkasnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, seorang pengunjung tewas dalam insiden pecahnya jembatan kaca di wahana Jembatan kaca The Geong, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, Rabu (25/10). Satu korban lain yang juga terjatuh dari jembatan mengalami patah tulang dan masih dalam penanganan medis.
Terkait insiden ini, Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi menjelaskan, kejadian jatuhnya pengunjung di wahana tersebut terjadi pada Rabu (25/10) sekira pukul 10.00 WIB. Kejadian tersebut bermula dari datangnya rombongan pengunjung yang berjumlah 13 orang dan terdiri dari 11 orang dewasa dan 2 orang anak-anak masuk ke wahana itu.
Pada satu titik di jembatan tersebut, satu lembar kaca jembatan tiba-tiba pecah saat diinjak yang mengakibatkan dua orang terperosok jatuh ke tanah. Sementara dua orang pengunjung lain tergantung di besi landasan kaca sehingga tidak jatuh ke tanah.
“Yang dua nyangkut di besinya. Yang duanya jatuh, satunya patah pinggang, satunya meninggal dunia,” jelas Kompol Agus Supriadi
Akibat kejadian nahas tersebut, kata Agus, dua korban yang jatuh dari jembatan dibawa ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Sementara dua korban lain yang tergantung di besi jembatan dilakukan penanganan medis langsung di lokasi kejadian karena hanya mengalami luka ringan. (vand)













