Nasional

Prabowo Sindir Pengkritik Program Makan Bergizi Gratis: “Lihat Anak-Anak dengan Mata dan Hati”

106
×

Prabowo Sindir Pengkritik Program Makan Bergizi Gratis: “Lihat Anak-Anak dengan Mata dan Hati”

Sebarkan artikel ini
Prabowo
Prabowo Sindir Pengkritik Program Makan Bergizi Gratis: “Lihat Anak-Anak dengan Mata dan Hati”

BOGOR, ONtime.ID — Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada pihak-pihak yang kerap mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan kebijakan yang dinantikan oleh anak-anak Indonesia dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam rapat kabinet yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026), Prabowo mengaku kerap menerima laporan saat berkunjung ke daerah-daerah. Menurutnya, masih banyak anak yang berharap mendapatkan akses makan bergizi dari program pemerintah tersebut.

“Semua orang seharusnya tersentuh melihat anak-anak yang senang menerima makan bergizi. Saya tidak paham, manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu,” ujar Prabowo dalam rapat tersebut.

Ia secara terbuka meminta para pengkritik MBG untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat. Prabowo menyindir kelompok yang menurutnya hanya mengkritik dari kejauhan tanpa memahami realitas di lapangan.

“Hai orang-orang pintar yang mengejek, lihatlah dengan mata dan hatimu rakyat kita, anak-anak itu,” tegasnya.

Meski menuai kritik dari berbagai kalangan, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa program MBG akan berhasil. Ia menolak anggapan sejumlah pakar yang memprediksi program tersebut akan gagal dan menegaskan pemerintah telah membuktikan sebaliknya.

“Saya sangat yakin, walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya, menyinyir, mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kami buktikan kepada mereka, MBG berhasil,” katanya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis. Ia mengklaim hingga saat ini jumlah penerima MBG telah mencapai 55 juta orang di berbagai daerah.

Rapat kabinet di Hambalang tersebut membahas sejumlah agenda strategis pemerintah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa rapat difokuskan pada evaluasi kinerja kementerian dan lembaga, termasuk perkembangan program MBG dan agenda swasembada pangan.

“Seluruh kementerian nanti akan dilakukan evaluasi, termasuk mendengarkan laporan perkembangan selama satu tahun sejauh mana program-program tersebut berjalan,” kata Prasetyo.

Ia menambahkan, rapat tersebut juga menjadi ruang untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pemerintah. “Tentu saja namanya evaluasi, bilamana masih ada kendala-kendala tentu akan dibicarakan dalam retret hari ini,” ujarnya.

Pemerintah menegaskan evaluasi akan terus dilakukan guna memastikan program prioritas nasional, termasuk MBG, berjalan sesuai target dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID