PORTIMAO, ONTIME.ID– Manajer Repsol Honda, Alberto Puig, meminta timnya segera berbenah setelah dua pembalapnya Marc Marquez dan Pol Espargaro gagal meraih podium di MotoGP Portugal lalu.
Seri kelima MotoGP 2022 telah rampung digelar di Sirkuit internasional Algarve, 24 April 2022. Hasilnya, dua pembalap Repsol Honda, Pol Espargaro dan Marc Marquez, tidak berhasil menembus posisi tiga besar.
Marquez hanya bisa mengakhiri balapan di posisi keenam, sedangkan Pol Espargaro hanya bisa finis kesembilan. Tentu saja, ini bukan hasil yang memuaskan untuk pabrikan asal Jepang tersebut.
Puig menjelaskan ketika di Portugal, Pol Espargaro dan Marquez sebenarnya sudah memilih ban yang tepat untuk gaya membalapnya. Namun, semua itu tetap gagal membawa mereka berjaya di Sirkuit Algarve.
“Pol (Espargaro) memilih ban hard dan itu berjalan baik untuknya. Marc (Marquez) memilih yang berbeda dengan Pol, tetapi itu tepat dengan gaya membalapnya dan tidak ada masalah di Portugal dan mengambil pilihan yang tepat,” kata Puig, dilansir dari Motosan, Selasa (26/4).
Meski gagal di Portugal, Puig yakin pembalapnya bisa bangkit di balapan berikutnya, yakni MotoGP Spanyol 2022. Sebab, Sirkuit Jerez yang menjadi arena balapan selanjutnya dinilai menguntungkan Honda.
Pembalapnya dinilai selalu bisa tampil cepat di sirkuit tersebut. Namun, Puig ogah terburu-buru berbicara soal target karena kini fokusnya lebih ke membenahi kinerja di timnya.
“Sekarang kami pergi ke Jerez, sirkuit di mana pembalap kami biasanya cepat. Kami harus menunggu dan melihat situasinya, bertujuan untuk melakukan balapan yang lebih baik dan mencoba memahami jika kami tidak bersama grup dalam balapan,” ucapnya.
Dirinya meminta tim Honda melakukan evaluasi terhadap capaian di MotoGP Portugal lalu. Kesalahan di Portugal diharapkan tidak kembali terulang.“Portimao telah menunjukkan bahwa kami harus lebih meningkatkan motor kami,”katanya. (*/red)













