SOLOK SELATAN, ONTIME.ID – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan kucurkan dana sebesar Rp 5,1 miliar untuk peningkatan jalan di Jorong Simancuang, Alam Pauh Duo, Solok Selatan tahun anggaran 2022. Perbaikan jalan tersebut ditargetkan bisa mendongkrak sektor pertanian nagari.
Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Solok Selatan, Khairunas pada kegiatan gowes bersama mengunjungi masyarakat Simancuang menyelenggarakan Tradisi Mambantai Kabau Nan Gadang di Simancuang, Solok Selatan, Sabtu (28/5) kemarin.
Khairunas mengatakan, Pemkab Solok Selatan telah mengalokasikan dana melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2022 untuk perbaikan jalan di Simancuang tersebut.
“Sebanyak Rp5,1 miliar telah kita alokasikan untuk perbaikan jalan di Simancuang ini. Alokasi dana tersebut digunakan untuk pengerasan dan pengaspalan jalan di sini guna meningkatkan pembangunan Solok Selatan yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Dalam prosesnya, sambung Khairunas, rencana peningkatan jalan tersebut telah memasuki proses tender. Dalam perencanaannya sendiri, sepanjang 1,7 kilometer akan dilakukan pengaspalan jalan dan 2,4 kilometernya akan dilakukan pengerasan jalan.
“Semoga dengan adanya peningkatan jalan ini dapat menjadi pemicu dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Simancuang, khususnya di bidang pertanian karena mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani sawah. Kemudian juga meningkatkan kinerja pembangunan bagi Solok Selatan,” ujarnya menjelaskan.
Selain itu, Bupati Solok Selatan itu juga mengapresiasi masyarakat Simancuang yang tetap menjaga dan melestarikan Tradisi Mambantai Kabau Nan Gadang. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi simbolis untuk menandakan turun ke sawah secara bersama, akan tetapi lebih jauhnya tradisi tersebut juga menjadi wujud harmonisasi masyarakat untuk dapat meningkatkan hasil taninya secara terus menerus.
“Ini tidak sekedar menjadi simbolis tradisi saja. Tradisi ini menjadi pendorong bagi masyarakat untuk mensyukuri hasil taninya dan juga mendorong para petani untuk dapat meningkatkan hasil panennya. Makanya kami mengharapkan panen ini bisa berlangsung 2 kali dalam setahun demi meningkatkan ekonomi masyarakat yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Kemudian untuk meningkatkannya itu, Bupati Solok Selatan menginstruksikan langsung kepada dinas pertanian untuk bisa membantu dalam menyediakan pupuk untuk satu kali masa tanamnya, agar peningkatan hasil tani masyarakat dapat direalisasikan dengan cepat.













