PADANG, ONTIME.ID–Rumah Sakit (RS) Universitas Andalas (UNAND) membuka poliklinik berhenti merokok. Dibukanya klinik berhenti merokok ini di karenakan RS UNAND ingin menjadi pionir untuk kampanye berhenti merokok.
Wakil Rektor IV Unand Hen Maidi mengatakan, pendirian Poliklinik Berhenti Merokok merupakan bentuk usaha dari UNAND, Fakultas Kedokteran UNAND dan RS UNAND dalam rangka menciptakan agar kampus bebas rokok.
“Pada ujungnya kita ingin menjadikan kampus Unand ini sehat, salah satunya kampanye peningkatan kesadaran pentingnya berhenti merokok,” ujar Hen Maidi, Jumat (31/5) usai peluncuran Poliklinik Berhenti Merokok RS UNAND.
Ia menambahkan, dari hasil penelitian yang didapatkannya, jumlah mahasiswa dan dosen yang perokok sangatlah banyak. “Karena itu, kampus menjadi tempat orang intelek yang menjadi tauladan bagi masyarakat, hendaknya upaya untuk bebas rokok itu dimulai dari sini. Jadi upaya yang dilakukan oleh RS UNAND merupakan sebuah langkah. Kita sudah ada peraturan bahwa di kawasan perkantoran merupakan kawasan bebas rokok. Kemudian akan kita usahakan sekitar lingkungan Unand adalah kawasan bebas rokok,”katanya.
Sementara itu Direktur Utama RS UNAND Yefri Zulfiqar mengatakan, pendirian Poliklinik Berhenti Merokok ini dilatarbelakangi oleh UNAND harus menjadi pionir untuk kampanye berhenti merokok. Pihaknya juga ingin menghapus stigma-stigma bahwa laki-laki harus merokok, padahal laki-laki yang baik itu menjaga keluarganya.
“Fungsi dari Poliklinik Berhenti Merokok ini, untuk mengobati dan memberikan jalan berhenti merokok, kita punya trik untuk itu. Selanjutnya ada alat tes menentukan apakah seorang pasien merupakan perokok atau tidak perokok,” katanya.
Lebih jauh dikatakan Yevri bahwa untuk mendirikan Poliklinik Merokok ini pihaknya tidak ada masalah. Hal ini karenakan RS UNAND sudah memiliki sarana dan prasarana yang cukup.
“Kita memiliki sekitar 60 dokter paru-paru. Jadi untuk pendirian Poliklinik Berhenti Merokok ini tidak ada permasalahan. Mudah-mudahan dengan adanya Poliklinik Berhenti Merokok ini menjadi jalan bagi masyarakat untuk berhenti merokok,” ujarnya. (vand)











