PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID—RSUD Padang Pariaman kini memiliki inovasi yang diberi nama Konsultasi Gizi Online (Kozio) yang sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Inovasi ini bisa diakses oleh semua kalangan melalui aplikasi WhatsApp.
Inovasi ini bertujuan untuk mengubah pola hidup sehat bagi masyarakat, terutama dalam mengatur pola gizi, karena banyak masyarakat terutama kalangan milineal yang cenderung malakukan diet yang tidak teratur, sehingga kurang memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi.
“Di sini kami memiliki tim gizi yang bisa memberikan arahan atau pemahaman tentang gizi,” ujar Kepala Instalasi Gizi RSUD Padang Pariaman, Wirda Ningsih, Senin (15/1).
Inovasi ini telah diresmikan sejak bulan Oktober 2022 lalu, dan telah melayani puluhan konsultasi setiap harinya. Wirda menyampaikan, pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia khususnya telah menyebabkan banyak perubahan dalam kehidupan sehari-hari.
“Untuk menghadapi situasi ini, maka Instalasi Gizi RSUD Padang Pariaman melalui kader-kader yang sangat luar biasa, juga dengan adanya kerja sama antarbidang penunjang lainnya yang baik, terwujudlah suatu inovasi yang luar biasa, yakni sistem konsultasi gizi online yang kami terapkan di Kabupaten Padang Pariaman,” tuturnya.
Dirinya menilai, menjaga pola makan yang sehat sangat penting setelah Indonesia lepas dari pandemi. Pola makan yang seimbang dipercaya dapat menjadi upaya pencegahan penularan virus tersebut.
“Sedangkan konsultasi gizi yang diberikan mencakup topik seputar gizi seimbang, mulai dari janin di dalam kandungan hingga lansia. Saya mohon tim Instalasi Gizi untuk terus menyosialisasikan ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, inovasi Kozio ini juga merupakan salah satu cara pencegahan dini untuk gangguan metabolik yang saat ini sangat banyak,” ujarnya.
Untuk konsultasi gizi, masyarakat bisa mengakses melalui WhatsApp dengan nomor 082246501415 yang dilayani setiap harinya secara gratis oleh RSUD Padang Pariaman.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Padang Pariaman, Darmadi berharap inovasi ini bisa memberikan edukasi gizi pada masyarakat. Ia juga berharap aplikasi tidak hanya diakses di Kabupaten Padang Pariaman saja, namun diakses juga di seluruh Indonesia dan dijangkau dari mana saja. “Ini juga merupakan upaya kami untuk mendukung cita-cita Direktur RSUD Padang Pariaman supaya RSUD Padang Pariaman bisa mendunia,” kata Darmadi. (vand)













