SOLOK SELATAN, ONtime.ID — Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengunjungi masyarakat Nagari Lubuk Gadang Timur, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Taqwa itu dipimpin langsung oleh Bupati Khairunas dan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan serta semangat religius.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Lembaga Adat, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur pimpinan daerah dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
[irp posts=”34161″ ]
Dalam sambutannya, Khairunas menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata. Ia menyebut partisipasi masyarakat sebagai faktor kunci dalam mempercepat kemajuan daerah.
“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat agar program pembangunan berjalan efektif. Kebersamaan dan peran aktif semua pihak menjadi fondasi utama untuk memajukan Solok Selatan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum reflektif yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Ia menilai, keselarasan visi antara pemerintah dan masyarakat akan menentukan arah pembangunan yang berkelanjutan.
[irp posts=”34157″ ]
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Safari Ramadan juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Sejumlah masukan terkait kebutuhan infrastruktur, sosial, dan keagamaan disampaikan masyarakat kepada jajaran pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya dukungan untuk pembangunan masjid, beasiswa bagi pelajar, serta bantuan bagi lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus mendorong peningkatan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan di nagari tersebut.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks seremonial, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi demi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)
[irp posts=”34154″ ]













