Kab. Sijunjung

Sijunjung Peringkat Paling Bawah Pada Lomba MTQ, Masyarakat Kecewa

481
×

Sijunjung Peringkat Paling Bawah Pada Lomba MTQ, Masyarakat Kecewa

Sebarkan artikel ini
MTQ
Sijunjung Peringkat Paling Bawah Pada Lomba MTQ, Masyarakat Kecewa

SIJUNJUNG, ONtime.ID — Lomba Musabaqah Tilatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi Sumbar ke 41 yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi yang diikuti seluruh kabupaten /kota telah selesai dilaksanakan. Hasilnya Kabupaten Sijunjung berada di peringkat terakhir.

Hal ini, membuat beberapa tokoh masyarakat Sijunjung kecewa dengan hasil tersebut malah bisa kalah dengan kabupaten yang mayoritas non muslim.

H .Epi Radisman Dt Paduko Alam SH ( Wakil Ketua  LKAAM Sumbar) ikut kecewa atas prestasi Kabupaten Sijunjung dalam mengikuti MTQ ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat,  tanggal 14 -18 Desember 2025 di Bukittinggi, yang menempatkan Kabupaten Sijunjung pada rengking ke 18 ( Rangking 10 ada 2 ) dari 19 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat.

“Saya sangat kecewa dengan hasil yang diraih. Dimana, baru ini pertama kalinya sejak Sijunjung mengikuti lomba MTQ di Sumbar mendapat peringkat terakhir tanpa mendapatkan medali satupun. Apalagi sangat  malu kalah dengan salah satu kabupaten yang mayoritas non muslim. Dimana pembinaan dan harga diri Sijunjung,”ungkap Datuk Paduko Alam, kepada Ontime.

Lanjutnya, Pemda Sijunjung lengah dan mengabaikan Adat dan Syara’,Dimana Rajo ibadat Minangkabau, berada di Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung “runtuh” dan hilang kebesarannya dalam lomba MTQ ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun ini, bertepatan di saat kepemimpinan Bupati Sijunjung sekarang, apalagi Ketua LPTQ nya tahun ini dibebankan kepada Wakil Bupati H Iradatillah.

Hal senada di katakan oleh Letkol Cpl Aswad Kenedi, putra asli Nagari Siaur kec Kamang Baru Kabupaten Sijunjung  juga memberikan tanggapan serta rasa kecewa( Putra Putri Terbaik Kab Sijunjung) dengan hasil akhir Ajang MTQ ke 41 Di Bukittinggi.

Dimana dia menyampaikan, Pemerintah tidak peduli dan tidak menyiap kan nya. asal mengirim memenuhi syarat hadir saja.

“Pemkab Sijunjung tidak serius dalam persiapan untuk mengikuti lomba MTQ ini. Hal hasil, Sijunjung memperoleh hasil yang paling buruk dalam sejarah dan ini harus segera diperbaiki, ujar Aswadi kepada ontime.

Lanjutnya, Untuk semua lomba yang membawa nama Sijunjung pemda harus menyiapkannya sebaik mungkin dengan persiapan yang matang jangan sampai memalukan lagi,ungkap Aswadi.

Untuk itu yang perlu dipersiapkan pembinaan dalam setiap cabang yang akan diperlombakan, jika tidak ada anggaran tersedia, pemda harus membicarakan dan mengusahakan dengan berbagai macam upaya agar bisa membawa nama harum Kabupaten Sijunjung serta semua pemangku kebijakan harus membuka diri dan membuka komunikasi dengan semua lapisan ma syarat agar bisa membawa nama baik yang membanggakan masyarakat Sijunjung, ujarnya mengakhiri. (Reza/ Debe)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID