Kab. Padang Pariaman

Tragedi di Astoria Park, Bocah 5 Tahun Meninggal Tenggelam

180
×

Tragedi di Astoria Park, Bocah 5 Tahun Meninggal Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Astoria Park
Tragedi di Astoria Park, Bocah 5 Tahun Meninggal Tenggelam

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Suasana liburan akhir pekan di kawasan wisata pemandian Astoria Park, Dusun Sungai Asam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkuang, Kabupaten Padang Pariaman, berubah menjadi duka. Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun, Zifan Al Fateh, meninggal dunia setelah mengalami insiden tenggelam di kolam pemandian pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa memilukan tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat dan memunculkan pertanyaan mengenai penerapan sistem keselamatan di objek wisata air, terutama pada masa libur ketika jumlah pengunjung biasanya meningkat.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkuang, Iptu Deni Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/7/2026).

“Korban bernama Zifan Al Fateh, berusia lima tahun dan merupakan warga Alai Galombang, Kota Pariaman,” ujar Iptu Deni.

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun kepolisian dari keluarga dan sejumlah saksi, korban datang ke Astoria Park bersama kedua orang tuanya untuk menghabiskan waktu berlibur.

[irp posts=”37606″ ]

Saat berada di area kolam pemandian, korban sempat bermain air bersama keluarganya. Namun, dalam waktu singkat, orang tua menyadari anak mereka sudah tidak terlihat di permukaan air. Pencarian segera dilakukan hingga akhirnya korban ditemukan di dasar kolam dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Korban langsung dievakuasi dengan bantuan pengunjung, petugas keamanan, dan pihak pengelola, sebelum dilarikan ke Puskesmas Kecamatan 2×11 Enam Lingkuang. Meski tenaga medis telah berupaya memberikan pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Dokter menyatakan korban meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan.

Polisi Telusuri Kronologi dan Aspek Keselamatan

Kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh, termasuk menelusuri apakah seluruh prosedur keselamatan di lokasi wisata telah diterapkan sesuai ketentuan.

“Kami telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk orang tua korban dan pihak pengelola. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kronologi secara lengkap dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian ini,” kata Iptu Deni Kurniawan.

Selain memeriksa para saksi, polisi juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna meninjau aspek keselamatan di kawasan wisata tersebut. Pemeriksaan meliputi keberadaan petugas penjaga kolam (lifeguard), ketersediaan alat penyelamatan, kedalaman kolam, papan peringatan, hingga mekanisme pengawasan terhadap pengunjung, khususnya anak-anak.

[irp posts=”37603″ ]

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai kondisi di lokasi saat insiden terjadi.

Pengelola Belum Berikan Penjelasan Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Astoria Park belum memberikan keterangan resmi kepada media mengenai insiden tersebut maupun sistem pengamanan yang diterapkan di kawasan wisata.

Informasi yang diperoleh menyebutkan pengelola telah berkoordinasi dengan keluarga korban dan membantu proses penanganan pascakejadian. Namun demikian, belum ada penjelasan terbuka terkait evaluasi maupun langkah-langkah yang akan dilakukan setelah peristiwa tersebut.

Redaksi ONtime.ID masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang dan akan memuat penjelasan mereka pada pemberitaan berikutnya apabila telah diterima.

Momentum Evaluasi Keselamatan Wisata Air

Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama di setiap objek wisata air. Pengawasan terhadap anak-anak, kesiapan petugas penyelamat, kelengkapan sarana tanggap darurat, serta penerapan standar operasional keselamatan merupakan faktor penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Pihak berwenang juga mengimbau para orang tua agar memberikan pengawasan secara terus-menerus ketika mendampingi anak bermain di kolam renang atau kawasan wisata air. Anak-anak tidak seharusnya dibiarkan bermain tanpa pengawasan langsung, mengingat kecelakaan di air dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

[irp posts=”37596″ ]

Jenazah Zifan Al Fateh telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Alai Galombang, Kota Pariaman, dan dimakamkan pada Minggu (12/7/2026).

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus menjadi perhatian bagi seluruh pengelola objek wisata agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan demi mencegah kejadian serupa terulang. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID