PADANG PARIAMAN, ONtime.ID – Usulan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, terkait bantuan penanggulangan bencana untuk wilayahnya mendapat tanggapan positif dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam waktu dekat, tim teknis dari BNPB dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan verifikasi lapangan di sejumlah titik yang diusulkan.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Kepala BNPB dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Pada kesempatan kali ini, Bupati John Kenedy Azis menyampaikan proposal resmi bantuan penanggulangan bencana untuk tahun anggaran 2024.
“Alhamdulillah, usulan yang kita ajukan disambut positif oleh BNPB. Dalam beberapa hari ke depan, tim teknis akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi 12 lokasi yang kami ajukan,” ujar Bupati usai pertemuan di Kantor BNPB, Senin (7/7).
Proposal tersebut mencakup rehabilitasi infrastruktur yang terdampak bencana sepanjang tahun 2024, seperti jalan, jembatan, bendungan, dan saluran irigasi, dengan estimasi total anggaran mencapai Rp60 miliar.
Salah satu lokasi prioritas adalah kawasan abrasi di Muaro Batang Ulakan. Di sana, Pemerintah Kabupaten telah melakukan pengeboran (boring) untuk mengidentifikasi karakteristik tanah sebagai dasar pemasangan jetty sepanjang ±100 meter. Estimasi biaya penanganan abrasi di lokasi ini mencapai Rp27 miliar.
“Kami berharap usulan ini dapat menjadi prioritas nasional. Pada bulan Agustus nanti, BNPB akan menyerahkan daftar usulan tersebut ke Kementerian Keuangan untuk proses penganggaran. Dengan dukungan dari BNPB dan Kementerian PUPR, kami optimis kebutuhan penanggulangan bencana di Padang Pariaman akan segera terealisasi demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tambah Bupati. (*)













