Peristiwa

Viral dan Bernilai Fantastis, Patung Macan Putih Balongjeruk Diburu Kolektor

271
×

Viral dan Bernilai Fantastis, Patung Macan Putih Balongjeruk Diburu Kolektor

Sebarkan artikel ini
Macan
Viral dan Bernilai Fantastis, Patung Macan Putih Balongjeruk Diburu Kolektor

KEDIRI, ONtime.ID — Patung macan putih yang berdiri di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kian menyedot perhatian publik.

Tak hanya ramai diperbincangkan di media sosial dan dikunjungi warga dari berbagai daerah, patung tersebut kini juga dilirik banyak pihak yang berniat membelinya dengan nilai fantastis.

Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, mengungkapkan bahwa minat untuk membeli patung tersebut sudah muncul sejak awal patung itu viral. Bahkan, sejumlah penawaran yang masuk nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

“Sejak awal viral sudah banyak yang menawar. Ada yang bertanya lewat warga, ada juga yang datang langsung menemui saya untuk menawar,” kata Safi’i, Senin (5/1/2026).

Fenomena tersebut semakin menguat seiring munculnya pro dan kontra di tengah masyarakat terkait keberadaan patung macan putih itu. Sebagian warga mendukung karena dinilai menjadi ikon desa, sementara pihak lain menolak karena menganggap bentuk patung tidak proporsional dan jauh dari gambaran harimau yang gagah.

Tekanan penolakan sempat membuat Safi’i bersiap merobohkan patung tersebut dan menggantinya dengan patung baru. Seperti patung sebelumnya, rencana pengadaan patung pengganti itu juga dibiayai dari dana pribadi kepala desa, dengan desain yang diklaim lebih realistis hingga 90 persen.

Namun, kehadiran patung baru justru membuat minat terhadap patung lama semakin meningkat. Tawaran pembelian kembali berdatangan, bahkan dengan nilai yang lebih tinggi.

“Sampai sekarang masih banyak yang menawar, padahal patung lama sudah diputuskan tidak jadi dibongkar,” ujarnya.

Terkait motif para penawar, Safi’i mengaku tidak menggali secara rinci. Namun, sebagian pihak menilai patung tersebut memiliki keunikan tersendiri dan diyakini membawa keberuntungan.

“Ada yang bilang patungnya unik, bahkan dianggap punya daya magis dan membawa berkah,” ungkapnya.

Alih-alih dibongkar, patung macan putih tersebut kini justru dipertahankan karena dinilai memberi dampak positif bagi desa. Patung baru rencananya akan ditempatkan berdampingan sebagai bentuk tanggung jawab pribadi kepala desa yang telah terlanjur melakukan pembelian.

“Patung baru nanti diletakkan di sebelahnya. Itu bentuk tanggung jawab saya,” pungkas Safi’i.

Sebelumnya, patung macan putih Balongjeruk menjadi sorotan karena bentuk anatominya yang dianggap tidak lazim dan menuai kritik luas. Namun seiring berjalannya waktu, patung tersebut justru mengangkat nama desa dan mendorong perputaran ekonomi warga.

Kini, lokasi patung ramai dikunjungi wisatawan lokal. Kreativitas warga pun tumbuh dengan munculnya berbagai produk turunan seperti gantungan kunci, balon karakter, hingga kaus bergambar patung macan putih yang laris di pasaran. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID