Padang Panjang

Wakil Dubes Amerika Kunjungi Padang Panjang

399
×

Wakil Dubes Amerika Kunjungi Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
amerika
Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, didampingi Forkopimda bersama Wakil Dubes Amerika, Michael F. Kleine, dan personil Beatbox House dari Amerika.

PADANG PANJANG, ONTIME.ID – Melaksanakan pertukaran kebudayaan, Wakil Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat untuk Indonesia, Michael F. Kleine kunjungi Kota Padang Panjang, Senin (6/2) di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).

 

Kunjungannya beserta rombongan disambut Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano didampingi Ketua DPRD, Mardiansyah A.Md, Forkopimda dan Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si.

 

Rombongan Kedubes AS ini juga datang bersama salah satu grup beatbox profesional dari Amerika, Beatbox House dengan penampilan seni musik bergenre hip hop yang sampai saat ini masih menjadi salah satu tren kebudayaan di Amerika.

 

Dalam sambutannya, Michael menyampaikan, dirinya sangat senang bisa berkunjung ke Padang Panjang untuk melakukan pertukaran budaya. “Kebudayaan adalah sebuah anugerah. Anugerah ini perlu untuk kita sampaikan ke dunia luar. Karena dengan kebudayaan ini kita bisa memperkenalkan diri kita dan kita bisa kenal dengan dunia,” sebutnya.

 

Michael juga mengatakan, para musisi, para pecinta seni, inilah duta-duta yang sebenarnya. Baik itu pecinta seni dari kota ini maupun pecinta seni yang ada di Amerika. Selain itu, ia juga mengatakan, selain dengan pertukaran kebudayaan, hubungan kerja sama Padang Panjang dengan Amerika juga bisa diperkuat dengan pertukaran pelajar yang sudah dilakukan sebelumnya oleh Padang Panjang.

 

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, mengucapkan selamat datang kepada rombongan Kedubes AS dan berkesempatan memperkenalkan Kota Padang Panjang yang dijuluki Kota Pendidikan.

 

“Kita menyebutnya Kota Pendidikan. Padang Panjang terkenal dengan pendidikan. Kita juga memiliki Museum Minangkabau, berupa Rumah Gadang. Rumah tradisional, biasanya didiami 5 sampai 7 keluarga. Sekarang menjadi Museum PDIKM. Padang Panjang juga terkenal sebagai kota terkecil di Indonesia dengan cuaca yang sejuk,” sebutnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Pemko juga melaksanakan Edufair, dengan tujuan agar pelajar pelajar di Padang Panjang tidak hanya bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi lokal saja, namun bisa sampai ke luar negeri.

 

“Itulah kenapa kita bekerja sama dengan berbagai universitas. Salah satunya dengan Universitas Sampoerna. Kita sudah memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari Padang Panjang untuk pertukaran mahasiswa ke Arizona University. Selain pertukaran kebudayaan, Padang Panjang dan Amerika bisa menciptakan peluang di bidang pendidikan,” tuturnya.

 

Selain penampilan dari Beatbox House, rombongan Kedubes AS juga menyaksikan langsung kebudayaan Minangkabau berupa penampilan seni musik Talempong, seni tari Randai, Tari Awan Bentan, Tari Piriang dan penampilan penyanyi rap Padang Panjang, “Fat Brotherhood”. (*/red)