Kab. Mentawai

10 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Mentawai

545
×

10 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Mentawai

Sebarkan artikel ini
bahan
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, didampingi Direktur Perumusan Standar Pangan Nasional, Bapanas, Yusra Ekayati, Kepala Dinas Pangan, Efendi, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan, dan Kepala Dinas Perdagangan, Asben Hendri, saat melepas 10 ton bahan pangan untuk dikirim ke Kepulauan Mentawai Kamis (20/10).

PADANG, ONTIME.ID – Sebanyak 10 ton bahan pangan berupa beras, gula, dan minyak goreng, dikirim ke Kepulauan Mentawai sebagai bagian dari program fasilitasi distribusi pangan daerah Kamis (20/10) di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

Dikirimnya bahan pangan ini untuk memberikan bahan pangan satu harga di Kepulauan Mentawai.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang telah memfasilitasi pengiriman bahan pangan ke Kepulauan Mentawai. “Semoga kolaborasi ini bisa terus berlanjut hingga 2023,” ujar gubernur.

Gubernur juga mengintruksikan kepada dinas pangan agar ikut juga mengirimkan bahan pangan serupa ke Kepulauan Mentawai melalui toko tani dengan membeli dari petani dan dibantu Bapanas untuk pengiriman ke Mentawai.

Direktur Perumusan Standar Pangan Nasional, Bapanas, Yusra Ekayati, mengatakan, fasilitasi distribusi pangan dilaksanakan dalam rangka menjaga pasokan pangan dan stabilisasi harga di daerah rawan pangan. Fasilitasi distribusi pangan dari daerah surplus ke daerah yang kurang merupakan bagian dari tugas Bapanas.

“Tugas itu diantaranya mengkoordinasikan, merumuskan, dan menetapkan kebijakan terkait ketersediaan pangan, stabilisasi pasokan dan harga pangan. Ini bagian dari upaya kita menjaga pasokan pangan dan stabilisasi harga di Kepulauan Mentawai,” kata Yusra.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan, juga menyampaikan apresiasi kepada gubernur dan jajaran Bapanas yang telah memfasilitasi hingga terwujudnya bahan pangan satu harga di Mentawai.

“Di Mentawai memang tinggi cost (harga, red) untuk bahan pangan. Cabai, bawang, beras, tinggi. Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat kita ketika menyambut natal dan tahun baru. Semoga berkelanjutan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Mentawai,” ujar Martinus.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pangan Sumbar, Efendi, menyebut, semenjak Presiden Joko Widodo memberikan penugasan kepada Bapanas untuk mengamankan masalah ketersediaan pangan, sehingga tidak ada alasan BUMN dan instansi terkait untuk menolak apa yang diminta kalau soal pangan. Dimana salah satu programnya untuk memberikan pangan satu harga di Mentawai.

 

“Kami bertemu dengan Bupati Mentawai untuk membicarakan ketersediaan pangan di sana. Kasihan kita dengan Kepulauan Mentawai, harga beras di Kota Padang 12 ribu, sedangkan Mentawai 18 ribu. Kemudian cabai di Kota Padang 50 ribu  per kilo sedangkan Mentawai 100 ribu per kilo, begitu juga dengan pangan lainnya. Ini yang kami lakukan bersama Bulog dan sejumlah BUMN untuk pemenuhan kebutuhan pangan di sana,” katanya kepada ONTIME.ID Rabu (13/10) lalu.  (*/red)