Peristiwa

100 Sapi di Agam Diduga Terpapar PMK

520
×

100 Sapi di Agam Diduga Terpapar PMK

Sebarkan artikel ini
sapi
Saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap sapi warga yang diduga mengidap PMK.

AGAM, ONTIME.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Agam mencatat, hingga sekarang sudah seratusan ekor sapi sakit memperlihatkan gejala virus penyakit mulut kuku (PMK) di daerah tersebut.

 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Agam, Farid Muslim menyebutkan, data tersebut terdapat dari semua sampel sapi yang diperiksa di Balai Viteriner Bukittinggi, dan positif mengidap virus penyakit mulut kuku (PMK).

 

“Seluruh sampel yang kami periksa di Balai Viteriner Bukittinggi, hasilnya positif PMK dan hasil labor dilaporkan pada Rabu (25/5) lalu,” kata Farid Muslim pada Minggu (29/5).

 

Lanjut Farid, sampel yang diperiksa itu berupa darah, lendir hidung dan bekas luka pada kuku. Sehingga total sekarang sapi yang diduga mengidap PMK berjumlah 144 ekor yang tersebar di Agam.

 

Namun menurut Farid, jumlah itu bakal terjadi penambahan, karena Tim Unit Reaksi Cepat Agam, tiap hari melaporkan adanya temuan sapi diduga mengidap PMK.

 

Farid mengatakan, untuk mencegah penularan PMK, pihaknya sudah membentuk Satgas PMK yang mengkoordinasi pengendalian penyakit PMK di lapangan.

 

“Selain itu kami sudah membentuk Tim Unit Reaksi Cepat, pada masing-masing Puskeswan dengan tugas utamanya menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penyakit PMK,” ujarnya.

 

Selanjutnya kata Farid, tim itu melaporkan setiap hari perkembangan kasus, seperti suspek, konfirm, sakit, sembuh, mati dan potong paksa.

 

“Saat ini Tim URC masing-masing Puskeswan sudah bekerja maksimal dan laporan penyakit lebih awal akan mempercepat penyembuhan penyakit karena segera tertangani,” katanya.