Untuk mencegah penularan PMK itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan obat-obatan ternak, serta peralatan pendukung pengendalian PMK dan melakukan rapat gabungan antara Sekda, Forkopimda dan dinas terkait.
Farid mengimbau, agar petani memberikan makanan tambahan kepada sapi tersebut berupa air gula, nasi dan lainnya, sehingga sapi itu memiliki tenaga. Kemudian, menyemprotkan cairan disinfektan ke kandang dan selalu membersihkan kandang.
“Penyebab kematian dari penyakit mulut dan kuku sangat rendah dan terpenting petani memberikan asupan makan ke sapi itu setiap saat,” katanya. (*/red).













