Kab. Agam

580 Warga Binaan Jalani Tes Urine

362
×

580 Warga Binaan Jalani Tes Urine

Sebarkan artikel ini
Warga
Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Haris Sukamto didampinggi Kadiv Pas dan Kalapas Bukittinggi melihat hasil tes urine di Lapas Bukittinggi,  Senin (20/3).

AGAM, ONTIME.ID – Sebanyak 580 orang Warga Binaan ditambah dengan 78 orang pegawai di lingkungan Lapas Bukittinggi mengikuti tes urine, Senin (20/3).

 

Tes urine tersebut kerja sama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bukittinggi bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh yang dipantau langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sumbar beserta jajaran.

 

Kepala Lapas Bukittinggi,  Marten mengatakan, tes urine yang dilakukan itu bertujuan agar warga binaan dan pegawai Lapas bebas dari narkoba.

 

 

“Hasil kegiatan ini sebagai bahan evaluasi bagi kami. Jika tidak kita lakukan tes urine maka kita tidak tahu apa lapas ini bersih atau tidak,” kata Marten.

 

Menurut Marten, lapas harusnya bebas dari narkoba tapi opini dari masyarakat bahwa di lapas masih banyak narkoba yang beredar. Oleh karena itu, pihaknya mengelar tes urine untuk menjawab pertanyaan masyarakat itu.

 

“Hasilnya belum semua keluar, tapi hasil tes urine para pegawai negatif, sedangkan tes urine terhadap warga binaan hingga saat ini negatif.

Jika nanti ditemukan hasilnya positif maka kami akan evaluasi pengamanan di Lapas ini” kata Marten ketika meninjau pelaksanaan tes urine.

 

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Haris Sukamto memberikan apresiasi kepada Lapas Bukittinggi yang telah memulai atau mengelar tes urine bagi warga binaan dan seluruh pegawai.

 

“Dari 28 Satuan Kerja (Satker) Lapas Bukittinggi yang pertama kali mengelar tes urine. Kegiatan ini dalam rangka menyikapi perkembangan yang sangat marak di Sumbar dan ini kegiatan positif untuk memastikan bahwa Lapas Bukittinggi berjuang melakukan yang terbaik yakni bebas narkoba,” katanya.

 

Ia menjelaskan, jika terdapat beberapa hasilnya positif maka hasil itu akan menjadi catatan bagi Lapas Bukittinggi maupun Kanwil Kemenkumham Sumbar.

 

“Hasil kegiatan di Lapas Bukittinggi ini akan menjadi contoh bagi Satker pemasyarakatan yang lain di Sumbar,” ujarnya.

 

Terpisah, Plh. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, Denni Ashar mengatakan, saat ini tes urine masih sedang berjalan, namun dari warga binaan dan pegawai yang telah melaksanakan tes urine hasilnya negatif.

 

“Tes kali ini yang terbanyak kita lakukan karena kapasitas Lapas sendiri cukup banyak. Kemungkinan pelaksanaan tes urine ini akan berlangsung hingga sore hari,” kata Denni. (*/vand).