Nasional

Kemenkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks

238
×

Kemenkes Gratiskan Vaksin Kanker Serviks

Sebarkan artikel ini
Kemenkes
Salah satu siswa SD menerima vaksin kanker serviks human papillomavirus (HPV)

JAKARTA, ONTIME.ID— Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) akan memulai program pemberian vaksin kanker serviks human papillomavirus (HPV) gratis guna mencegah kanker serviks.

“Program pemberian vaksinasi HPV secara gratis diberikan guna mencegah angka pengidap kanker leher rahim (kanker serviks) pada wanita,” kata Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Menurut Budi, vaksin HPV ini diberikan kepada anak perempuan yang duduk di kelas 5 dan 6 sekolah dasar (SD). Pemberian vaksin HPV di tahun 2023 ini pun lebih luas dan merata.

“Jika sebelumnya hanya delapan provinsi yang mendapatkan vaksin tersebut, kini 34 provinsi bisa mendapatkannya juga. Vaksin HPV diberikan kepada anak perempuan kelas 5 dan 6 SD. Tahun ini akan diberikan secara merata di 34 Provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa layanan kanker merupakan prioritas dalam transformasi sistem kesehatan di Indonesia.  Layanan kanker merupakan prioritas dalam transformasi sistem kesehatan di Indonesia.

Maka dari itu, Kemenkes memaksimalkan ketersediaan layanan kanker di 514 kabupaten/kota di Indonesia. “Masing-masing pilar transformasi kesehatan memiliki sekitar 10-15 program, sehingga total kita punya kurang lebih 100 program dan salah satu prioritasnya adalah layanan kanker,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan bahwa kanker sebagai penyakit penyebab kematian nomor satu di Indonesia perlu mendapat perhatian khusus. Tidak hanya pada layanan kuratif dan rehabilitatif, Kemenkes memprioritaskan layanan kanker melalui program promotif dan preventif, terutama pada skrining dan deteksi dini.

Saat ini, sistem kesehatan di Indonesia lebih mengarah pada upaya-upaya pencegahan daripada pengobatan. Untuk itu, Kemenkes RI melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional menjamin pembiayaan gratis untuk skrining 14 jenis penyakit di Puskesmas, salah satu di antaranya program layanan skrining kanker.

“Wujud implementasi transformasi layanan primer yakni melalui BPJS yang saat ini tengah mengalokasikan 9 Triliun untuk pembiayaan layanan skrining yang di dalamnya termasuk untuk kanker,” kata Budi

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin kanker serviks gratis memang ditujukan untuk siswi kelas 5 dan 6 SD dan bisa didapat saat ada imunisasi di sekolah-sekolah. Vaksinnya pun sudah tersedia di seluruh fasilitas kesehatan.

Selain vaksinasi, Kemenkes juga tengah menyiapkan program percontohan untuk pemeriksaan kanker serviks menggunakan metode HPV DNA Test. Saat ini, HPV DNA test dilakukan di lima kota di Provinsi DKI Jakarta.

Nadia menambahkan program pemeriksaan HPV DNA memang disarankan bagi mereka yang sudah menikah atau perempuan yang sudah aktif dalam berhubungan seks. Ia juga memastikan tidak ada persyaratan khusus lainnya pada skrining kali ini.

Nadia juga menginformasikan di sisi lain pemerintah juga tengah memulai program vaksin human papillomavirus (HPV) yang diperuntukkan untuk siswa SD kelas 5 dan 6. Pemberian vaksin HPV ini akan diberikan secara gratis bersamaan dengan program imunisasi nasional. (vand)