Kepala Kantor SAR Kelas B Mentawai Akmal menyebutkan tercatat ada 50 potensi SAR atau sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan operasi SAR. Dalam pelatihan yang berlangsung empat hari tersebut diberikan pengetahuan tentang teknis pertolongan pertama penyelamatan korban.
“Pelatihan potensi SAR yang terdiri perwakilan Polres, Kodim, Lanal, BPBD, Dinas Kesehatan, RSUD, Tagana, PMI, Ormas Mentawai ini, dilaksanakan mulai tanggal 26-30 Maret,” ujar Akmal dalam sambutannya, Minggu (27/03).
Menurutnya pelatihan tersebut merupakan bekal bagi Potensi SAR dalam membantu operasi penyelamatan. Pada sesi terakhir pelatihan akan dilaksanakan evaluasi terkait kapasitas para Potensi SAR, bagi yang lulus maka akan diberikan sertifikat kelayakan dalam melakukan pertolongan pertama pada korban.
“Kita berharap, dalam pelatihan, peserta nantinya dapat memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakan, bencana dan kondisi membahayakan masyarakat, serta orang sekitar yang membutuhkan”, ujar Akmal.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake, menyampaikan apresiasi kepada Tim SAR Mentawai yang selalu merespon cepat dalam cepat setiap ada kekejadian yang menyangkut kebencanaan dan membahayakan masyarakat.
“Harapan kita kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik dan sukses, sehingga Potensi SAR yang mengikuti pelatihan ini bisa mendukung setiap Operasi SAR di Kepulauan Mentawai,” kata Kortanius.
Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Mentawai, Danlanal Mentawai, Dandim 0319 Mentawai, Kalaksa BPBD Mentawai, Tim Instruktur pelatihan Potensi SAR, Peserta pelatihan dan tamu undangan lainnya. (red)













