Politik

Nevi Zuairina Minta Peningkatan Pelayanan Jalan Tol Bocimi

577
×

Nevi Zuairina Minta Peningkatan Pelayanan Jalan Tol Bocimi

Sebarkan artikel ini
Nevi
Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina

JABAR, ONTIME.ID- Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumatera Barat II, Nevi Zuairina meminta pelayanan tol dapat berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas, stimulasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja.  Hal ini disampaikan Nevi saat kunjungan spesifik Komisi VI DPR RI ke Sukabumi Jawa Barat, Kamis (31/8).

Menurut Nevi,  jalan Tol Bocimi merupakan infrastruktur strategis karena keberadaannya akan mendongkrak secara signifikan pembangunan di kota dan kabupaten sukabumi, serta kota dan kabupaten Bogor.

Ia mengatakan, jalan tol yang membentang sepanjang 53,6 kilometer ini terhubung dengan jalan Tol Jagorawi di sebelah utara yang akan mempersingkat waktu pergerakan kendaraan sehingga semua perputaran teknologi, informasi, ekonomi hingga ilmu pengetahuan yang ada di Jakarta akan semakin diadopsi dengan baik di Sukabumi.

“Infrastruktur jalan tol yang baik di BOCIMI ini akan memberikan manfaat bagi penduduk setempat, seperti akses yang lebih baik ke layanan dan fasilitas di daerah sekitarnya. Akan tetapi, penting untuk memastikan bahwa peningkatan pariwisata dan aksesibilitas tidak merusak lingkungan alam atau budaya di daerah tersebut,” urai Nevi memberi catatan.

Nevi yang juga anggota Badan Anggaran ini menyampaikan, adanya ruas tol baru ini, perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi hanya memakan waktu sekitar 2,5 jam saja. Jalan tol ini juga mempermudah akses menuju sejumlah tempat wisata di sekitar Sukabumi, di antaranya Pelabuhan Ratu, Geopark Ciletuh, Ujung Genteng, hingga Gunung Gede.

Politisi PKS ini mengatakan progres yang baik dan optimisme bahwa proyek pemerintah dapat rampung sesuai dengan rencana menjadi harapan besar bagi semua pihak baik pemerintah maupun seluruh masyarakat kawasan itu. Namun ia mengingatkan, dalam proyek infrastruktur skala besar seperti ini, masih mungkin terdapat tantangan atau perubahan situasi yang dapat mempengaruhi jadwal dan anggaran.

“Penting bagi pihak terkait untuk terus memantau perkembangan pembangunan, seperti mengatasi hambatan yang mungkin muncul, dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan. Saya berharap proyek Jalan Tol Bocimi seksi 3 dapat diselesaikan sesuai rencana,” tutup Nevi Zuairina. (vand)