Kab. Sijunjung

Pacu Inovasi Daerah, Pemkab Sijunjung Hadirkan Labinov

244
×

Pacu Inovasi Daerah, Pemkab Sijunjung Hadirkan Labinov

Sebarkan artikel ini
Sijunjung
WAKIL Bupati Sijunjung, Iradatillah didampingi Sekretaris Daerah, Zefnihan serta Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo membuka kegiatan (Labinov) di Kantor Bappeda Sijunjung.

SIJUNJUNG, ONTIME.ID—Badan Perencanaan, Penelitian. dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Sijunjung menggelar kegiatan Laboratorium Inovasi (Labinov), yang dilaksanakan di ruang rapat lantai 2 Bapppeda Kabupaten Sijunjung selama 3 hari, dari Selasa-Kamis (12-14/9).

Kepala Bapppeda Kabupaten Sijunjung, Yuni Elviza selaku ketua pelaksana kegiatan menyebutkan bahwa tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Labinov tersebut untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menumbuhkembangkan inovasi guna meningkatkan kualitas kinerja di lingkungan pemerintah daerah serta untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan pelayanan publik yang berkualitas, inovatif, dan berintegritas di Kabupaten Sijunjung sesuai misi RPJMD.

“Ppeserta pelatihan ini lebih kurang 50 orang, terdiri dari kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Sijunjung atau pengelola inovasi di lingkup OPD masing-masing. Mereka nantinya akan tergabung dalam Tim Koordinasi Inovasi Daerah Kabupaten Sijunjung tahun 2023, ditambah dengan panitia pelaksana dari Bapppeda,” ujarnya, Rabu (13/9).

Sementara itu, Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang kepada Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN RI, Tri Widodo Wahyu Utomo beserta rombongan yang telah hadir di Kabupaten Sijunjung dalam rangka memberikan motivasi dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung.

“Kami sangat menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Tri Widodo beserta rombongan dari LAN RI yang telah memberikan motivasi dan pendampingan kepada Pemkab Sijunjung melalui Laboratorium Inovasi ini untuk  membangun Pemkab Sijunjung menjadi lebih baik. Kami berharap nantinya agar narasumber dari LAN memberikan semua ilmunya kepada kita semua sehingga bisa melahirkan inovasi inovasi dan ide terbaik dalam membangun Kabupaten Sijunjung yang kita cintai ini,” ucapnya.

Iraddatillah juga mengatakan, inovasi merupakan kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Inovasi menjadi salah satu jalan tol dalam mengakselerasi peningkatan daya saing. Pemda menjadi salah satu ujung tombak pelayanan publik yang wajib melakukan inovasi. Pelayanan publik yang inovatif akan meningkatkan pelayanan, pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan daya saing yang lebih tinggi,” tuturnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada semua peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh sungguh, sehingga bersama sama bisa menciptakan inovasi dan ide-ide kreatif dalam membangun daerah.

“Mari kita mulai bersama sama merubah ke arah yang lebih baik. Diawali dari diri kita sendiri. Kalau bukan kita yang memulai perubahan, ke depannya tidak akan berkembang,”  ujarnya.

Pada kesempatan itu, Iraddatillah juga menyampaikan kondisi dan perkembangan inovasi daerah Kabupaten Sijunjung dalam penilaian Indeks Skor (IS), di man atahun 2021 dengan target IS 38 dan terealisasi 38,14. Kemudian Tahun 2022 dengan target IS 54 dan terealisasi 54, 13, serta tahun 2023 dengan target IS 57 dan terealisasi 57,56.

“Berdasarkan penilaian IS tersebut Kabupaten Sijunjung 3 tahun berturut turut termasuk dalam kategori daerah inovatif. Sehingga kegiatan Laboratorium Inovasi ini sangat diperlukan mengingat target indeks inovasi daerah tahun 2024 Kabupaten Sijunjung pada RPJMD, yakni 60. Yang mana nilai IS 60,01 termasuk kategori sangat inovatif. Untuk itu, kegiatan ini bisa menguatkan capaian target tersebut,” katanya. (vand)