Olahraga

Garuda Siap Uji Nyali Dunia, John Herdman Bidik Pembuktian di FIFA Series 2026 Jakarta

351
×

Garuda Siap Uji Nyali Dunia, John Herdman Bidik Pembuktian di FIFA Series 2026 Jakarta

Sebarkan artikel ini
Garuda
Garuda Siap Uji Nyali Dunia, John Herdman Bidik Pembuktian di FIFA Series 2026 Jakarta

JAKARTA, ONtime.ID — Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman mengirim sinyal tegas: skuad Garuda tidak sekadar menjadi pelengkap di ajang FIFA Series 2026.

Turnamen internasional yang mempertemukan tim lintas konfederasi itu akan digelar di Jakarta pada periode FIFA Matchday, 23–31 Maret 2026, dan Indonesia menyatakan diri siap bersaing.

“Persiapan kami sangat baik. Prosesnya sedang berjalan,” kata Herdman usai menghadiri pengumuman kerja sama apparel Kelme dengan PSSI di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Januari 2026.

[irp posts=”33405″ ]

Indonesia tergabung dalam satu grup bersama Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan Saint Kitts and Nevis (CONCACAF)—kombinasi lawan yang jarang ditemui Timnas dalam kalender internasional. Garuda dijadwalkan menjalani dua laga, dengan pertandingan pembuka menghadapi Saint Kitts and Nevis. Seluruh laga fase grup akan digelar di Jakarta.

Herdman mengaku memiliki sedikit gambaran kekuatan Saint Kitts and Nevis berkat pengalamannya berkiprah di kawasan CONCACAF. Namun sorotan utama tertuju pada potensi duel melawan Bulgaria, negara Eropa Timur yang tengah memasuki fase transisi.

“Bulgaria adalah tim yang beberapa tahun lalu mencatat hasil bagus dan sekarang mereka punya pelatih baru,” ujar Herdman.

Pelatih baru yang dimaksud adalah Aleksandar Dimitrov, yang resmi ditunjuk Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFU) pada September 2025, menggantikan Ilian Iliev. Dimitrov bukan sosok asing bagi publik Indonesia. Ia pernah merumput bersama Persipura Jayapura pada periode 2003–2005.

“Mereka mencoba membangun era baru. Saya pikir itu membuat mereka menjadi lawan yang sangat baik,” tambah Herdman.

Panggung Pembuktian Garuda

Menurut Herdman, FIFA Series memiliki atmosfer berbeda karena mempertemukan tim dari konfederasi yang jarang saling berhadapan. Hal ini dinilai krusial, bukan hanya bagi pemain, tetapi juga bagi suporter yang ingin melihat Timnas diuji dengan standar global.

“Ini persiapan yang sangat menarik. Sekarang waktunya memahami tantangan yang ada,” ujarnya.

[irp posts=”33402″ ]

FIFA Series sendiri dirancang oleh FIFA sebagai wadah uji tanding lintas konfederasi di luar ajang resmi seperti Piala Dunia. Turnamen ini menjadi laboratorium taktik sekaligus panggung awal bagi Herdman untuk meracik identitas permainan Timnas Indonesia di level internasional.

Bagi Garuda, ajang ini bukan sekadar uji coba. Ini adalah kesempatan mengukur sejauh mana Indonesia mampu berdiri sejajar di persimpangan sepak bola dunia. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID