PADANG, ONtime.ID — Universitas Andalas (UNAND) menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan strategis dan berkelanjutan dengan insan pers melalui kegiatan coffee morning bersama rekan media, yang digelar di The Gade Creative Lounge, Senin (2/2).
Kegiatan ini dihadiri lebih dari 30 jurnalis dari media cetak, daring, dan elektronik di Sumatera Barat.
Pertemuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa UNAND memandang media bukan sekadar saluran publikasi, melainkan mitra kritis dalam pengawasan publik serta pembangunan pendidikan tinggi. Relasi yang dibangun, menurut UNAND, tidak bersifat transaksional, tetapi berlandaskan saling menghormati peran dan independensi masing-masing profesi.
[irp posts=”33724″ ]
Melalui forum dialog terbuka ini, UNAND juga menyampaikan rencana menjadikan coffee morning sebagai agenda rutin. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang komunikasi dua arah yang sehat antara kampus dan media, sekaligus memperkuat transparansi informasi publik.
Sejumlah jurnalis yang hadir mendorong UNAND agar lebih masif mempublikasikan agenda edukasi, capaian sivitas akademika, serta hasil riset dan inovasi kampus. Publikasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan nasional.
Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D, memaparkan berbagai capaian strategis serta arah pengembangan universitas hingga 2029. Salah satu fokus utama UNAND adalah peningkatan peringkat universitas melalui penguatan mutu pendidikan, riset, inovasi, dan reputasi internasional.
[irp posts=”33721″ ]
UNAND juga terus mendorong internasionalisasi kampus, salah satunya melalui peran aktif sebagai pengelola Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB). Program ini memberikan pembiayaan penuh kepada mahasiswa asing dari negara berkembang, mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, tiket perjalanan pulang-pergi, serta pelatihan bahasa Indonesia.
Menurut Efa Yonnedi, Program KNB tidak hanya membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa internasional, tetapi juga menjadi instrumen diplomasi pendidikan Indonesia. Melalui program ini, UNAND memperkuat posisinya di tingkat global sekaligus memperluas jejaring akademik internasional. Saat ini, program tersebut telah ditawarkan ke sejumlah negara berkembang dan akan terus diperluas.
Melalui sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan media, UNAND berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun Sumatera Barat melalui penyebaran informasi yang edukatif, akurat, dan konstruktif. (*)
[irp posts=”33718″ ]













