SOLOK SELATAN, ONtime.ID — Tim Safari Ramadhan (TSR) Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Tim II yang dipimpin Wakil Bupati Yulian Efi menutup rangkaian kunjungan Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 di Masjid Raya Kapau, Nagari Kapau Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Minggu (1/3/2026).
Kunjungan pamungkas tersebut turut dihadiri Ketua GOW Ny. Hj. Bet Yulian Efi, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan manajemen PT. Supreme Energy Muara Laboh, di antaranya Erwin Patrisa Floris (Site Support Manager) dan Ikhsan. Hadir pula kontraktor pengembangan tahap kedua PLTP, M. Yasin dari PT. Inti Karya Persada Tehnik (IKPT).
Dari unsur tuan rumah, tampak Camat Pauh Duo Aiq Wadenko beserta istri, Penjabat Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo Syafrianto, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, pemuda nagari, perangkat nagari, serta para wali nagari se-Kecamatan Pauh Duo.
[irp posts=”34330″ ]
Aspirasi Masjid dan Jalan Rusak
Pengurus Masjid Raya Kapau, Masrianto, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya masjid tersebut sebagai lokasi kunjungan penutup TSR. Ia mengungkapkan, masjid saat ini masih membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pembenahan fasilitas ibadah.
Selain itu, ia menyoroti kondisi infrastruktur jalan di nagari yang dinilai rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
“Sudah banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Aspirasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam dialog antara masyarakat dan rombongan TSR.
[irp posts=”34327″ ]
Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Rumah Tahfidz
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Yulian Efi memaparkan arah kebijakan Pemkab Solok Selatan sesuai visi dan misi kepala daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan, termasuk program pemberian seragam gratis bagi murid baru di setiap jenjang pendidikan.
Di sektor kesehatan, Pemkab Solsel mengklaim cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 99 persen. Pemerintah daerah juga terus mengoptimalkan program “Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz” sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, pembangunan infrastruktur yang mendesak disebut tetap menjadi prioritas, terutama yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
[irp posts=”34324″ ]
Investasi PLTP dan Dampak Ekonomi
Pada kesempatan itu, Wabup mengajak masyarakat mendukung pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh yang dikelola PT. Supreme Energy Muara Laboh.
Menurutnya, tahap kedua pengembangan PLTP saat ini tengah berjalan dengan nilai investasi berkisar Rp8,2 triliun hingga Rp8,5 triliun, dengan target operasi pada 2027–2028 dan kapasitas tambahan sekitar 80 Mega Watt (MW).
“Investasi ini bukan hanya meningkatkan kapasitas listrik, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Solok Selatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika pengembangan tahap kedua dan ketiga berjalan sesuai rencana, total investasi yang masuk ke Solok Selatan diperkirakan mencapai sekitar Rp14,7 triliun. Tahap ketiga diproyeksikan menambah kapasitas sekitar 60 MW.
Secara keseluruhan, pengembangan lanjutan Unit 2 dan 3 disebut berpotensi meningkatkan kapasitas PLTP Muara Laboh secara signifikan, dengan potensi total pengembangan di wilayah tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 200 MW hingga 310 MW.
[irp posts=”34321″ ]
Bantuan Hibah dan Tausiah
Sebagai bagian dari agenda TSR, Pemkab Solok Selatan menyerahkan bantuan hibah untuk pembangunan Masjid Raya Kapau sebesar Rp30 juta, ditambah dukungan CSR dari Bank Nagari sebesar Rp1 juta.
Rangkaian kegiatan juga diisi tausiah oleh Bahrul Efendi, yang mengingatkan pentingnya memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Di tempat terpisah, Pj. Wali Nagari Kapau Alam Pauh Duo Syafrianto menyampaikan apresiasi atas kunjungan TSR. Menurutnya, selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan daerah.
Kunjungan pamungkas ini menandai berakhirnya rangkaian Safari Ramadhan Pemkab Solok Selatan tahun 1447 H, sekaligus menjadi forum konsolidasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku investasi dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. (*)
[irp posts=”34318″ ]













