PESSEL, ONTIME.ID–Peristiwa mengenaskan yang terjadi terhadap salah seorang warga masyarakat transmigrasi asal jawa di Rei 8 Lunang silaut Pesisir Selatan Sumatera Barat yang mana lahan mereka bersebelahan dengan lahan perkebunan sawit PT. Incasi Raya dan Hutan Lindung
Pada hari minggu tanggal 29 Mei 2022 sekitar jam 04,30 wib warga masyarakat Inderapura terlibat perdebatan dengan beberapa orang yang mendapat informasi bahwa mereka akan melakukan penjualan tanah dikawasan Hutan Lindung (HL) yang juga bersebelahan dengan Hutan Lindung dan coba mencegah langkah agar mereka tidak menjual lahan yang para yang dimaksut para pelaku dan menjelaskan kalau lahan yang dimaksud adalah termasuk dalam kawasan Hutan Lindung
Tapi apa yang dikatakan masyarakat tersebut dibantah oleh para pelaku kalau lahan itu bukan kawasan Hutan Lindung dan masyarakat tidak ada haknya untuk mengklaim atau melarang maksud para pelaku, maka terjadilah perdebatan dan saling tuding, sehingga para pelaku menjadi emosi dan mengancam akan menembak mereka.
Ancaman para pelaku memang benar dilakukan dan salah seorang pelaku mengeluarkan senjata api genggam rakitan dan menembakkannya kearah masyarakat , namun salah seorang warga transmigrasi bernama DANIL (45) bernasib malang karena sebuah peluru yang ditembakkan itu tepat mengenai bagian atas perutnya. Atas kejadian penembakan itu pelaku melarikan diri.
Danil yang terkena tembakan itu langsung dilarikan warga masyarakat ke RSUP M.Jamil Padang untuk mendapatkan perawatan, namun Danil hanya dapat mempertahankan hidupnya selama satu malam saja, dan pada esok harinya nyawa Danil tidak dapat ditolong lagi dan Danil meninggal dunia pada tanggal 30 Mei 2022
Kapolsek Pancung Soal Tapan AKP Deddy Arma membenarkan kejadian peristiwa penembakan yang dilakukan para tersangka, dan pihak Polsek telah menangkap salah seorang dari mereka dan dimintai keterangannya, sedang pelaku lainnya sempat melarikan diri dan pihak Kepolisian akan terus melakukan pengejaran. Barang bukti yang disita 1. Senjata api milik pelaku dan satu unit kenderaan merk Fortuner
Menurut pengakuan tersangka yang telah ditahan tersebut mengaku kalau yang melakukan penembakan terhadap warga tersebut adalah temannya bernama SIS KOPLAK (45) dengan senjata api rakitan dan Sis Koplak juga warga Transmigrasi asal Jawa dan korban juga warga trasmigrasi asal Jawa. Mudah mudahan pelaku cepat tertangkap agar jelas kasusnya terbongkar, karena oleh warga masyarakat lunang Inderapura Sis Kopoplak terkenal pelaku mafia jual tanah lahan Hutan dikawasan Lunang Tapan. (ZA)













